Scroll to Top

Tito Vilanova Pasti Dipecat Jika Barcelona Tertinggal 18 Poin dari Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 16 Jan 2013

Tito Vilanova Pasti Dipecat Jika Barcelona Tertinggal 18 Poin dari Real Madrid

Tito Vilanova meyakini bahwa pertarungan memperebutkan gelar juara Liga Spanyol belum berakhir. Real Madrid masih bisa memenangi seluruh pertandingan di putaran kedua, dan Barcelona bisa saja tumbang. Tito, yang menjadi pelatih Barcelona sejak menggantikan Pep Guardiola, juga meyakini, andai yang terjadi saat ini berkebalikan arah, Barcelona tertinggal 18 angka dari Real Madrid, maka ia sudah dipaksa angkat kaki dari Camp Nou. Selain itu, Vilanova juga menolak berpikir tentang treble winners (menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions).

Dengan jarak 18 poin, Real Madrid disebut-sebut sudah harus menyerah dalam perebutan gelar juara La Liga. Wartawan pun sempat menanyakan hal ini kepada Tito Vilanova.

Sang arsitek Barca menjawab, “Tidak (Real Madrid masih harus diperhitungkan). Tapi, jika posisinya bertukar (Barca yang tertinggal banyak poin), saya tidak akan hadir di sini untuk menjawab pertanyaan Anda (karena sudah dipecat).”

Tito masih menunjukkan rasa hormat kepada sang rival abadi Barca. Peluang Los Blancos menyapu semua kemenangan di putaran kedua, sangat besar. Apalagi, masih ada 19 pertandingan bersisa.

“Madrid mampu memenangi semua laga di putaran kedua. Dan kami berpeluang kehilangan sekian angka. Kita tidak berbicara tentang empat pertandingan, tetapi sekian laga tersisa. Saya tahu keadaan dapat berubah dengan cepat. Begitu Anda kalah dalam dua laga, Anda akan terlihat lebih buruk sebagai pelatih,” jelas Tito.

Menanggapi peluang Barcelona untuk memenangi tiga gelar musim ini, termasuk Copa del Rey dan Liga Champions, Tito mengaku belum memikirkan hal tersebut.

“Saya tidak memikirkan hal tersebut (treble winners) karena pertama, kami masih menyisakan banyak pertandingan di liga. Kedua, ketika kami menjuarai Liga Champions di Wembley (menang 3-1 atas Manchester United) kami hampir saja kalah oleh Arsenal di babak perdelapan final (menang agregat 4-3 setelah kalah 1-2 di Emirates). Saya lebih suka berpikir tentang laga kami berikutnya, melawan Malaga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda