Scroll to Top

AMD Tuduh Mantan Karyawan Curi 100.000 Dokumen Rahasia

By Ditya / Published on Wednesday, 16 Jan 2013

Laptop AMD

Produsen prosesor dan kartu grafis terkemuka, AMD, menuduh empat mantan karyawannya telah mencuri lebih dari 100.000 dokumen sensitif dan rahasia milik perusahaan sebelum menyeberang ke pesaingnya, Nvidia.

AMD telah mengajukan keluhan yang menyatakan bahwa empat mantan karyawan telah mencuri lebih dari 100.000 dokumen sensitif milik perusahaan sebelum bergabung ke Nvidia. Empat karyawan tersebut terdiri dari satu mantan wakil presiden dan tiga yang lainnya adalah mantan manajer.

Mantan karyawan yang dituduh oleh Advanced Micro Device (AMD) adalah Robert Feldstein, Manoo Desai, dan Nicolas Kociuk. Ketiga karyawan ini dituduh telah melakukan download kolektif sekitar 100.000 lebih dokumen ke hardisk eksternal 6 bulan sebelum meninggalkan perusahaan. Sedangkan satu mantan manajer, Richard Hagen, dituduh merekrut karyawan AMD untuk menyeberang ke Nvidia.

Robert Fieldstein adalah tokoh yang paling menarik perhatian, karena ia sebelumnya menduduki posisi wakil presiden pengembangan strategis di AMD. Robert Feldstein sebelumnya telah berjasa untuk AMD dalam memenangkan kontrak-kontrak besar untuk konsol Sony PlayStation 4, Nintendo Wii U, dan Micrsoft Xbox 720.

AMD tak hanya asal tuduh, pihaknya memiliki bukti forensik setelah menganalisa komputer mantan karyawan  dan menemukan bukti tambahan yang menunjukan bahwa Manoo Desai dan Nicolas Kociuk telah bersekongkol untuk mencuri dan menyalahgunakan sokumen rahasia perusahaan.

Tak hanya itu, pembesut produk APU ini  juga mengajukan perintah penahanan untuk keempat mantan karyawannya dan berharap dapat mengembalikan file yang telah dicuri. Sedangkan Richard Hagen juga diperintahkan untuk berhenti untuk merekrut karyawan AMD untuk menyeberang ke Nvidia.

Seperti yang dilansir dari ArsTechnica (16/01/2013), kasus ini jelas membuat AMD kebakaran jenggot, karena bisa saja keempat karyawannya yang telah menyeberang ke perusahaan pesaingnya tersebut telah menjual dokumen rahasia  milik AMD ke Nvidia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda