Scroll to Top

Waspadai Jika Mantan Anda Tiba-Tiba Jadi Penguntit

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 16 Jan 2013

penguntit

Putus cinta dengan pasangan itu bisa membawa risiko berbahaya. Jika mantan Anda termasuk orang yang posesif dan terlanjur berobsesi memiliki Anda, mungkin dia akan menjadi seorang penguntit yang menghantui hari-hari Anda. Motifnya beragam, mulai dari alasan untuk melindungi hingga ingin membalas dendam. Tidak jarang pula, aksi nekat sang mantan dapat berubah menjadi tindak kejahatan.

Dikutip dari Times of India, lakukan cara berikut jika Anda adalah orang yang selalu dikuntit oleh mantan kekasih:

  1. Komunikasikan pada orang yang hidup bersama Anda bahwa mantan Anda gemar melakukan penguntitan. Ceritakan pula kenapa mantan bisa terlalu obsesif mengejar Anda dan rincian yang dilakukannya ketika menguntit Anda.
  2. Anda sendiri yang sebenarnya bisa mengukur seberapa buruk masalah yang dialami bersama mantan. Mungkinkah dia menguntit untuk membalas dendam atau alasan yang lain. Waspadai jika dia memata-matai Anda dengan itikad cenderung pada perbuatan yang jahat. Mungkin dia sudah memiliki sifat psikopat yang sudah kehilangan rasa benar dan salah dalam tindakannya. Minta bantuan jika diperlukan.
  3. Simpanlah SMS atau rekam telepon yang menunjukkan perbuatan teror. Jika Anda memutuskan untuk melaporkan kepada polisi, SMS dan rekaman pembicaraan tersebut dapat dijadikan bukti awal. Konsultasikan pula pada polisi untuk penanganannya dari sisi hukum.
  4. Bawa selalu semprotan merica atau cabe untuk menjaga diri jika mantan melakukan perbuatan yang menyakiti fisik. Jauhi tempat sepi untuk menghindari mantan melakukan aksi anarkis.
  5. Jika mantan memiliki kunci cadangan rumah Anda, gantilah material kunci pintu dengan yang baru untuk mencegah masuknya mantan ke dalam rumah.
  6. Saat teror lewat ponsel tidak juga berhenti, minta provider Anda untuk memblokir nomor mantan. Atau, Anda bisa mengganti nomor ponsel. Termasuk pula, putuskan hubungan pertemanan dengan akun mantan di jejaring sosial.
  7. Jangan mau untuk menuruti keinginannya. Dia pada dasarnya hanya ingin memegang kendali pikiran Anda.
  8. Beritahukan kepada keluarga mantan bahwa dia telah mengganggu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda