Scroll to Top

PSSI Gagal Paham Maksud Pernyataan Roy Suryo

By Aditya / Published on Thursday, 17 Jan 2013

Revolusi PSSI

PSSI gagal paham mengenai maksud dari pernyataan yang dikatakan oleh Menpora, Roy Suryo, tentang keberlangsungan institusi pimpinan Djohar Arifin Husin itu. Sindiran “tidak paham” ini dilontarkan oleh Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, mengenai wacana akan dibubarkannya PSSI dan KPSI oleh Menpora jika kemelut tak kunjug usai.

“Pernyataannya (Roy Suryo) sulit untuk dikomentari karena sulit dipahami apa maksudnya,” seloroh Tondo Widodo, di Jakarta, Rabu (16/1/2013).

Tondo Widodo sebenarnya bermaksud menyatakan bahwa pemerintah, Menpora, apalagi seorang Roy Suryo tidak dapat membubarkan PSSI begitu saja. Yang berwenang melakukan itu adalah para anggota PSSI setelah melalui mekanisme yang tidak mudah.

“Kedaulatan PSSI ada di tangan anggota, merekalah yang bisa membubarkan PSSI. Namun ini juga harus melalui proses panjang,” tukas Tondo Widodo.

Apabila Roy Suryo atas nama pemerintah tetap nekat mencampuri urusan PSSI, bahkan sampai ingin membubarkannya, maka, lanjut Tondo Widodo, FIFA tidak akan tinggal diam dan langsung memberi sanksi kepada Indonesia.

“Kalau ini dilakukan, Indonesia langsung di-ban oleh FIFA,” tandas Tondo Widodo.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Roy Suryo selaku Menpora yang baru sebagai pengganti Andi Mallarangeng yang tersangkut kasus korupsi mengatakan akan bertindak tegas untuk menyelesaikan kisruh yang terjadi di persepakbolaan nasional.

Pemerintah, kata Roy Suryo, akan memilih salah satu di antara PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin atau KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti. Jika polemik tetap tidak bisa selesai, maka pemerintah akan membubarkan keduanya dan membentuk PSSI baru yang bebas dari intervensi manapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda