Scroll to Top

Persib Ungkap Rahasia Kalahkan Persiwa

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 18 Jan 2013

Persib Bandung berhasil mengalahkan Persiwa Wamena, pada lanjutan pertandingan Indonesian Super League (ISL) 2013. Sempat unggul 3-0 di babak pertama, Persib mampu dikejar 3-2 oleh Persiwa. Namun Gol Kenji di menit 84 memastikan keunggulan tuan rumah 4-2.

Bagi pembaca Sidomi yang tidak sempat melihat pertandingan langsung antara Persib Vs Persiwa kemarin (17/1/13), silahkan membaca uraiannya disini.

Kemenangan perdana di ISL 2013 ini tidak terlepas dari strategi menyerang yang diinstruksikan pelatih Persib, Djajang Nurdjaman.

Ketika dimintai komentarnya, Djadjang Nurdjaman coba menerapkan pola menyerang saat melawan Persiwa di Stadion Siliwangi dengan menempatkan dua gelandang serang.

Tidak tanggung-tanggung untuk memperkuat daya gedor dari lini tengah, Djadjang menurunkan dua gelandang serang sekaligus yakni Mbida Messi dan Firman Utina pada babak pertama.

Kolaborasi umpan manis Messi dan permainan taktis Firman, ternyata mampu menjalin skema serangan yang menciptakan banyak peluang sekaligus membuat keunggulan 3-0 di babak pertama.

“Sengaja saya pasang dua gelandang serang untuk mencapai tujuan yaitu menguasai lini tengah dan menambah daya serang untuk menciptakan peluang” ungkap Djajang.

Meski tidak menampik di babak kedua, konsentrasi Dzumafo Cs sudah mulai mengendur. Itu yang menyebabkan Persib harus kebobolan 2 gol dari Camara.

“Di babak kedua pertahanan kita mulai kendor, pengaruh konsentrasi dan stamina yang sudah menurun. Tapi secara keseluruhan saya puas dengan hasil yang dicapai pada pertandingan hari ini” jelas Djadjang.

Sementara itu pelatih Persiwa, Subangkit menilai pertandingan tersebut memang memiliki tensi yang cukup tinggi.

Selain kedua tim berusaha untuk menguasai permainan, para pemain memiliki semangat juang yang tinggi.

Namun Subangkit menyadari bahwa di babak pertama, anak asuhnya cukup kesulitan mengatasi permainan cepat Persib.

“Babak pertama kita selalu tertekan oleh Persib, tapi kami selalu berusaha untuk mencari celah untuk menyerang. Saya bilang kepada anak-anak untuk tetap berkonsentrasi dan tetap semangat” jelas Subangkit.

Tidak dipungkiri jika para pemain Persiwa bermain lebih atraktif di babak kedua. Subangkit menilai, anak asuhnya mengalami keterlambatan dalam memperagakan permainan atraktif ini.

“Di babak kedua permainan anak-anak lebih atraktif dan semakin bersemangat. Kita bisa membalas gol. Ya kita telat panas” ungkap Subangkit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda