Scroll to Top

PSSI Bersandar Pada Legalitas Tanggapi Dualisme PSIS

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 19 Jan 2013

Dualisme kepengurusan yang di gawangi PSSI dan KPSI di sepakbola nasional, kini juga merambah ke eksistensi salah satu klub Liga Indonesia, PSIS Semarang. Klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu dikabarkan telah mengalami masalah mengenai status klub.

Ketika dimintai konfimasinya, Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar akan berhati-hati dalam menyikapi dualisme yang terjadi di tubuh PSIS Semarang tersebut.

Menurut Saleh, PSSI lebih memilih berpegang pada legalitas dalam menentukan status tim PSIS Semarang itu.

Sebenarnya pemilik dari PSIS adalah 25 klub internal mereka. Klub-klub ini yang sejak tahun lalu mengikat kerjasama pengelolaan PSIS dengan mitra kerja mereka PT. Ancora untuk berkompetisi di kompetisi Divisi Utama di bawah PSSI.

Namun tahun ini menurut Saleh, mitra kerja pemilik legalitas PSIS atau 20 klub dari 25 klub mencabut mandat dari PT. Ancora karena membawa PSIS berkompetisi di kompetisi illegal.

Oleh karena itulah Saleh menegaskan bahwa PSSI akan berpegang pada legalitas atau aturan hukum yang ada.

Artinya apabila saham milik anggota PSIS tersebut belum dipindahtangankan dan masih ada pada mereka, maka PT manapun yang mereka tunjuk akan diakui oleh PSSI.

Namun Saleh memberikan penegasan apabila saham klub-klub tersebut sudah dialihtangankan pada pihak Ancora, maka PSSI tak akan memaksakan diri mengakui PSIS yang berkompetisi di kompetisi resmi.

Keadaan ini menjadi sebuah situasi buruk sebagai dampak dari adanya dualisme kepengurusan yang bermuara pada PSSI dan KPSI.

Roy Suryo yang ditunjuk sebagai Menpora menggantikan Andi Mallarangeng, juga sudah siap untuk menyelesaikan konflik antara PSSI dan KPSI ini.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda