Scroll to Top

PSSI Sulit Rekonsiliasi Selama Masih Bermuatan Politik

By Aditya / Published on Sunday, 20 Jan 2013

PSSI Rekonsiliasi

PSSI yang selama ini berkutat dengan polemik diyakini sulit dipersatukan selama masih bermuatan politik. Dua kubu yang berseteru saat ini, yaitu PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti, disinyalir telah diboncengi oleh orang-orang yang mengusung kepentingan politik.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat sepakbola Nasib Alamsyah yang ternyata juga seorang politisi. Ketua DPRD Kalimantan Selatan ini pesimis Menpora yang belum lama dilantik, Roy Suryo, mampu mengatasi polemik PSSI apabila masih ada kekuatan politik yang bermain di dalamnya.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, dengan segala upayanya, saya kira sulit mempersatukan PSSI bila masih ada boncengan politisasi,” tukas Nasib Alamsyah belum lama ini.

Seharusnya, lanjut Nasib Alamsyah yang juga berlatarbelakang militer ini, semua pihak bisa menahan ego politisnya masing-masing demi kebaikan sepakbola nasional.

“Coba kita belakangkan unsur-unsur politis dan tetap berpijak pada semangat persaudaraan serta sportivitas, Insya Allah PSSI tidak akan kisruh seperti belakangan ini,” sarannya.

Nasib Alamsyah sendiri mengaku sudah jengah dengan kisruh di persepakbolaan nasional yang tidak kunjung usai. Di sisi lain, tidak ada prestasi membanggakan yang mampu diraih.

“Rasanya sudah bosan berbicara soal PSSI yang belakangan kisruh masalah kepengurusan melulu. Tapi prestasinya hampir tak ada,” keluh Nasib Alamsyah.

“Kalau dulu saya senang mengikuti perkembangan pertandingan sepekbola di tanah air. Tapi seiring kisruhnya PSSI, hampir tak pernah lagi saya menonton pertandingan persepakbolaan tanah air,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda