Scroll to Top

Rahasia Kepopuleran KARA: Dari Grup Kelas Dua ke Grup Papan Atas

By Winda Veronica / Published on Monday, 21 Jan 2013

Girl group KARA yang debut pada 2007 dan terdiri dari empat anggota awalnya hanya dianggap artis kelas dua. Diperkirakan karena mereka debut di waktu yang tidak tepat, mereka tenggelam di antara Wonder Girls dan SNSD yang juga debut pada 2007. KARA selalu dipandang sebelah mata di awal-awal debut. Terlebih, tidak lama setelah debut, grup itu mengalami perubahan anggota. Satu anggota yang merupakan lead vocal mengundurkan diri karena merasa tidak yakin dengan masa depan KARA.

Untuk mengisi kekosongan, KARA mengadakan audisi dan berhasil mendapatkan Kang Ji Young dan Go Hara. Mereka pun meluncurkan single berjudul Rock U pada Juli 2008. Ketika masih berempat, KARA ditampilkan sebagai penyanyi wanita yang dewasa. Namun setelah menjadi berlima, mereka mengubah konsep menjadi grup yang lincah dan ceria. Single ini ternyata belum mampu mendongkrak kepopuleran mereka, akhirnya pada Desember 2008 mereka merilis Pretty Girl yang membawa KARA ke daftar artis populer saat itu. Tidak sampai di situ, Januari 2009 KARA langsung mengeluarkan single berjudul Honey. Single ini  juga sukses membuat KARA berada pada daftar artis populer. Namun, single Mister-lah (rilis pada Juli 2009) yang membawa KARA menjadi salah satu penyanyi papan atas. Lalu apakah rahasia kepopuleran KARA?

Diyakini agar sebuah grup mampu bertahan lama, semua anggota harus mempunyai kadar ketenaran yang sama. Jika satu anggota terasa lebih populer maka akan terjadi gesekan dalam grup yang berujung pada bubarnya grup tersebut. Hal inilah yang terjadi pada KARA.  Meskipun mereka juga memiliki ketakutan akan bubarnya grup dan sepertinya Hara adalah anggota yang paling populer, ternyata mereka berlima memiliki fan base masing-masing dengan jumlah yang kurang lebih sama.

Seungyeon dan Hara yang aktif dalam berbagai acara televisi memang mempunyai fan base yang  besar. Namun, semua pernak-pernik setiap anggota yang dijual pada konser mereka di Tokyo Dome terjual habis. Ketika Seungyeon menangis mengekspresikan rasa terima kasihnya karena fans mengisi seluruh tempat duduk, para penggemar bersorak keras. Para penggemar juga bersorak keras untuk Hara dan Nicole ketika mereka menari, ketika Gyuri bernyanyi, dan ketika Jiyoung tampil solo di panggung.

Jadi, kepopuleran anggota yang sama inilah yang membuat KARA mampu sampai ke puncak popularitas. Terlebih di Jepang, grup ini mampu mengalahkan SNSD yang juga debut di Jepang pada tahun 2011. Fakta bahwa semua anggota memiliki popularitas yang sama bisa berarti bahwa mereka memiliki kemungkinan besar untuk bertahan lama sebagai grup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda