Scroll to Top

Final Piala Dunia U-20: Brazil Menekuk Portugal 3-2

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 22 Aug 2011

Brazil akhirnya menuntaskan misi mereka untuk menjuarai Piala Dunia U-20. Ini adalah gelar kelima mereka sepanjang sejarah; mengikuti jejak tim senior yang juga lima kali menjuarai Piala Dunia. Di pertandingan final, Brazil akhirnya memenangkan laga menghadapi Portugal dengan skor 3-2.

Brazil yang memiliki lini depan tajam beradu dengan lini belakang rapat Portugal yang dijaga oleh kiper Mika. Apalagi Mika memiliki rekor tak kebobolan selama 570 menit. Sebaliknya, kemungkinan besar, barisan penyerang Portugal yang cukup tak trengginas sepanjang turnamen, tidak akan bisa berbicara banyak.

Semua berjalan mulus ketika tendangan melengkung Oscar menghujam ke sudut gawang Mika di menit 5. Patah sudah rekor clean sheet Piala Dunia U-20 sepanjang masa. Namun, Portugal pantang menyerah.  Keunggulan Brazil gugur hanya dalam empat menit. Umpan matang Nelson Oliviera disundul oleh Alex untuk menyamakan kedudukan.

Babak kedua, Portugal bisa mencuri gol terlebih dahulu. Nelson Oliviera menuntaskan kegemilangannya malam itu. Tembakannya gagal ditahan kiper Brazil, Gabriel, pada menit 59. Namun, Brazil pantang menyerah. Lagi-lagi Oscar mencantumkan namanya di papan skor. Dudu, super sub Brazil, melepaskan umpan akurat kepada Oscar yang diselesakan dengan sempurna dari jarak dekat. 2-2 di menit 79. Untuk pertama kalinya pula Mika terbobol 2 gol dalam satu pertandingan di turnamen ini.

Kedudukan 2-2 bertahan hingga 90 menit. Dalam babak perpanjangan waktu, Oscar melanjutkan tuahnya. Setelah bermain ketat sekian lama, pada menit 111 sepakan Oscar kembali menaklukkan Mika untuk ketiga kalinya sekaligus mengamankan juara bagi Brazil.

Sepanjang pertandingan, Brazil menguasai bola sebanyak 51%. Mereka juga unggul dalam jumlah tembakan. Brazil melepaskan 21 tembakan dengan 13 di antaranya akurat sedangkan Portugal melepaskan 18 tembakan dan cuma 5 di antaranya mengancam gawang Brazil.

Secara keseluruhan, Brazil memang layak menjuarai turnamen ini. Mereka tak pernah kalah sepanjang turnamen, meski di awal sempat ditahan seri 1-1 oleh Mesir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda