Scroll to Top

PSSI Kerjasama Dengan News Corp, KPSI Kirim Surat Protes

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 27 Jan 2013

Djohar Arifin dan La Nyalla

KPSI yang dikomandoi La Nyalla mengaku telah mengirimkan surat protes, terhadap langkah PSSI yang berencana menjalin kerjasama dengan News Corp. Protes itu dilayangkan karena lamanya jangka waktu kerja sama, yang akan direncanakan PSSI tersebut.

Seperti yang diketahui bahwa PSSI pimpinan Djohar Arifin melalui PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), berencana mengikat kerjasama dengan News Corp untuk sponsorhip penyelenggaraan kompetisi IPL.

Perusahaan media asal Amerika Serikat itu dikabarkan akan berinvestasi dengan nilai yang cukup besar, sekaligus juga dalam jangka waktu yang cukup lama yakni 25 sampai 30 tahun.

Berdasarkan hal tersebut, kubu KPSI pimpinan La Nyalla coba untuk mengirimkan surat protes terhadap langkah yang dilakukan PSSI pimpinan Djohar Arifin.

Ketika dimintai konfirmasinya, Sekretaris Jenderal KPSI Togar Manahan Nero tidak membantah hal tersebut

Togar menjelaskan jika pihaknya telah mengirimkan surat protes dan peringatan kepada PSSI Djohar Arifin, terhadap rencana kerjasama PT LPIS dengan News Corp.

Surat peringatan ini ditembuskan ke Ketua Umum dan Anggota Exco PSSI (Periode 2012-2016), Menteri Pemuda dan Olahraga, Komisi X DPR RI, KONI, KOI, Klub Anggota dan Pengprov PSSI.

Selain mengirim surat kepada Djohar Arifin, KPSI pimpinan La Nyalla ini juga mengirim surat ke klub Anggota dan Pengprov PSSI.

Tigor menambahkan jika kerjasama dalam jangka waktu yang panjang tersebut tetap disepakati, maka KPSI dan operator PT Liga Indonesia secara tidak langsung akan merasa terkena dampaknya saat penyatuan liga pada 2014.

Itu juga salah satu alasan KPSI yang menilai langkah yang diambil PSSI Djohar Arifin, sangat krusial dan mempertaruhkan masa depan sepak bola Indonesia.

Surat peringatan kepada PSSI Djohar juga untuk menyikapi tentang adanya hukuman yang dijatuhkan kepada klub-klub yang bernaung di Indonesia Super League (ISL), sekaligus terhadap pemain yang tidak bergabung dalam timnas.

Namun Togar telah menghimbau kepada klub dan pemain yang masuk daftar terhukum, untuk mengabaikan keputusan PSSI yang telah menjatuhkan sanksi tersebut.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda