Scroll to Top

PSSI Sangkal Kerjasama dengan News Corp Batal

By Aditya / Published on Monday, 28 Jan 2013

News Corp

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin menyangkal kabar yang menyebutkan bahwa kerjasama dengan News Corp batal. Hal itu ditandaskan oleh Deputi Sekjen Kompetisi PSSI, Saleh Mukadar, menyikapi pemberitaan mengenai enggannya News Corp menjalin kemitraan dengan PSSI lantaran persepakbolaan di Indonesia masih dilanda kisruh.

Saleh Mukadar mengakui, kerjasama antara PSSI dengan News Corp memang belum terealisasi. Namun, sosok yang pernah lekat sebagai politisi dari PDI-Perjuangan di Surabaya ini menegaskan bahwa kerjasama itu tidak akan dibatalkan.

“Kalau dibilang belum teken (perjanjian) memang ya. Tapi, dibilang batal sama sekali tak betul!” tukas Saleh Mukadar di Surabaya, Minggu (27/1.2013).

“Mereka (News Corp) juga heran dengan pemberitaan di sini yang mengatakan batal. Selasa besok mereka akan kembali ke sini. Silakan ditanyakan langsung,” lanjutnya.

Nantinya, yang akan menyepakati kerjasama dengan News Corp adalah klub-klub yang bernaung di bawah kompetisi resmi PSSI, yakni Indonesia Premier League (IPL). Sedangkan PSSI hanya berrtindak sebagai saksi.

“Nanti yang tanda tangan itu klub. Mereka yang miliki kompetisi. PSSI yang menyaksikan,” jelas Saleh Mukadar..

“Apalagi mereka (News Corp) datang sebagai investor. Bukan yang mengelola kompetisi. Harusnya kita bersyukur, sepakbola Indonesia menarik investor asing, kok di sini malah ada yang nyinyir,” sindirnya.

Sebelumnya, Vice President Fox International Channels Asia yang bernaung di bawah News Corp, Peter Hutton mengungkapkan keengganan News Corp bekerjasama dengan PSSI. Hal itu disebabkan karena kisruh yang tak kunjung usai. Bahkan, Peter Hutton mengaku tidak tahu apakah kerjasama itu jadi terlaksana atau tidak.

”Perjalanan sepakbola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sangatlah sulit. Yang bisa kami lakukan saat ini sebatas menunggu bagaimana perkembangan yang terjadi di Indonesia, terkait dengan adanya dua liga (ISL dan IPL),” terang Peter Hutton.

“Setahun, dua tahun, atau beberapa tahun lagi, saya tidak tahu kapan kami akan berkerjasama dengan PSSI. Kita akan menunggu bagaimana perkembangan kondisi di Indonesia sejalan dengan apa yang telah dilakukan pihak-pihak di sana,” timpalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda