Scroll to Top

Persema Malang Kehilangan Bima Sakti

By Aditya / Published on Wednesday, 30 Jan 2013

Bima Sakti

Persema Malang telah ditinggalkan oleh salah satu pemain terbaiknya, Bima Sakti. Legenda hidup Timnas Indonesia yang juga menjabat sebagai kapten di tim Laskar Ken Arok ini memilih hijrah ke Persepar Palangkaraya. Tak ayal, Persema pun merasa sangat kehilangan sosok pemimpin sekaligus jenderal lapangan tengah mereka.

Bima Sakti sebenarnya masih diharapkan memperkuat Persema di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2013 yang belum juga bergulir hingga kini. Bahkan, pemain yang terkenal dengan tendangan geledeknya ini akan diproyeksikan menjadi asisten pelatih jika ia tak lagi bermain.

Sejak bergabung dengan Persema pada tahun 2006, Bima Sakti memang menjadi jenderal lapangan tengah yang nyaris tak tergantikan. Pengalaman, teknik, dan jiwa pemimpin yang mumpuni menjadikan salah seorang anggota generasi emas Timnas Indonesia Primavera ini menjadi sosok yang sangat disegani di Persema.

“Sebenarnya, Mas Bima (Sakti) diproyeksikan untuk tetap dimainkan, jika tetap bertahan di Persema,” kata Asisten Manajer Persema, Dito Arief.

Apabila Bima Sakti tetap bertahan, Persema sudah menyiapkan pelapisnya. Di usianya yang telah menginjak 37 tahun, seorang Bima Sakti tentunya tidak seberingas di masa jayanya dulu. Namun, peran sentral mantan pemain PKT Bontang, Pelita Jaya, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, dan Persiba Balikpapan ini tetap tak terkalahkan di Persema.

”Kami sudah mempersiapkan pelapisnya. Karena faktor usia, Mas Bima mungkin tidak bisa selalu full 90 menit,” jelas Dito Arief.

Apa lacur, Bima Sakti kini sudah lagi tidak berada di Malang. Kondisi finansial yang masih kembang-kempis membuat Persema kesulitan merekrut gelandang top yang sepadan dengan Bima Sakti. Oleh karena itu, Persema akan menjajal beberapa pemain lokalnya untuk menggantikan peran sang legenda.

“Karena saat ini Bima sudah ndak ada, ya kemungkinan besar akan diberikan kesempatan ke pemain-pemain pelapisnya. Ada Dio Permana, Pandi Widiarto, Dicky Prayoga, dan lain-lain,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda