Scroll to Top

Pengguna Twitter Perancis Haram Sebut Hashtag

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 30 Jan 2013

Twitter Blokir

Tahukah Anda jika pengguna Twitter di Perancis ‘haram’ menyebut hashtag atau tagar? Lantas apa sebutan istilah itu di Perancis? Hashtag akan diganti dengan istilah ‘mot-diese’ atau ‘sharp’ dalam Bahasa Inggris.

Jika dalam Bahasa Indonesia maka istilah hashtag ala Perancis akan bermakna ‘tajam’. Memang sangat aneh menurut versi bahasa kita. Namun bagi pemerintah Perancis perubahan ini sesuai dengan regulator mereka khususnya untuk memromosikan Bahasa Perancis.

Commission Générale de Terminologie et de Néologie atau sebuah komisi untuk memromosikan Bahasa Perancis miliki goal untuk membuat Bahasa Perancis tetap relevan di era internet.

Sebagaimana diketahui di zaman internet, bahasa-bahasa di dunia seperti diinvasi oleh bahasa pencipta teknologi (English). Contoh paling mudah netizen pasti lebih terbiasa dengan istilah download daripada unduh. Padahal istilah tersebut sudah resmi dibakukan oleh Pusat Bahasa.

Mungkin apa yang dilakukan pemerintah Perancis patut dijadikan teladan pemerintah kita khususnya soal kebijakan bahasa. Ini bukan pertama kali Perancis mengganti istilah populer internet.

Pada tahun 2003 lalu, Perancis mengganti kata ‘email’ dengan ‘courriel’. Mereka juga sedang bereksplorasi untuk menciptakan istilah baru bagi WiFi dan blog.

Pemerintah Perancis memang sangat tegas dengan regulasi internet. Pada tahun 2011 lalu misalnya, kata ‘Facebook’ dan ‘Twitter’ bahkan sempat diblokir untuk disebutkan di perhelatan acara yang berlangsung di TV dan radio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda