Scroll to Top

PSSI Pusat Bekukan Pengrov Jateng

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 30 Jan 2013

PSSI pusat akhirnya membekukan kepengurusan PSSI Pengrov Jateng, setelah organisasi tersebut tidak mau menegakan statua yang berlaku. Hal itu diungkapkan oleh Sekjen PSSI pusat, Halim Mahfudz.

Ketika dimintai konfirmasinya, Halim Mahfudz tidak membantah hal tersebut. Halim mengatakan jika apa yang dilakukan oleh PSSI ini semata-mata hanyalah untuk menegakan aturan yang berlaku.

Pengprov Jateng yang dipimpin oleh Sukawi Sutarip, resmi dibekukan. Dasar yang dijadikan acuan untuk menonaktifkan Jateng, yakni pengprov ini tak bersedia menegakkan Statuta.

Bahkan menurut PSSI, pengurusnya dianggap menjadi provokator lantaran mengajak para anggotanya agar keluar dari PSSI.

“Kenapa PSSI membekukan pengprov Jateng, alasannya karena banyak pelanggaran di sana. Ada yang tidak menegakkan Statuta, ada yang mengajak anggota keluar PSSI dan masih banyak lagi” ungkap Halim Mahfudz, Selasa (29/1/13).

Kabarnya PSSI juga sudah mengirimkan surat keputusan (SK) pembekuan tersebut ke pengrov yang bersangkutan.

Bahkan sebelum membekukan Jateng, Halim mengaku telah menyampaikan informasi ini kepada Sukawi Sutarip.

Halim menegaskan, Jateng dianggap gagal mengelola sepak bola di wilayah tersebut dan pengurusnya dinilai telah membuat kesalahan besar.

Menurut PSSI kesalahan itu adalah mendukung terselenggaranya kick off Divisi Utama versi PT Liga Indonesia, yang mempertemukan PSIS Vs PSCS beberapa hari yang lalu.

Padahal menurut Halim, liga tersebut dinilai berada di luar yurisdiksi PSSI. Atas dasar itulah, PSSI sudah tak memberi ampun kepada pengrov Jateng.

Sementara itu berkaitan dengan sosok yang akan ditunjuk untuk memimpin Pengprov Jateng, PSSI menunjuk pejabat sementara yaitu Ikhwan Ubaidilah.

Mengenai jabatan Sukawi di kepengurusan PSSI pusat, pihaknya akan meninjau ulang. Sukawi di kepengurusan Djohar Arifin dipercaya mengisi ketua Komisi Banding (Komding).

“Nanti posisinya akan ditinjau lagi” tambah Halim.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda