Scroll to Top

Ini Dia Efek Buruk dari Perceraian

By C Novita / Published on Wednesday, 30 Jan 2013

efek buruk perceraian

Tak ada yang mengingkari bahwa setiap perceraian pasti akan memberi efek buruk bagi mereka yang mengalaminya, baik pria maupun wanita. Namun jika sebuah pernikahan tak dapat lagi memberi ketenangan dan kebahagiaan seperti yang seharusnya, maka perceraian terkadang menjadi jalan keluar.

Berikut ini adalah efek buruk yang biasanya dialami oleh seseorang yang baru mengalami perceraian, seperti dilansir oleh situs Boldsky. Sekedar menjadi pengetahuan bagi Anda, untuk memikirkan hingga berkali-kali sebelum memutuskan untuk bercerai:

  • 1. Kehilangan kepercayaan diri

Seseorang yang mengalami perceraian dapat kehilangan kepercayaan dirinya, dan menyalahkan diri sendiri karena tak mampu mengendalikan pernikahan mereka.

  • 2. Pekerjaan terganggu

Saat Anda bercerai, rekan kerja pasti akan menunjukkan berbagai reaksi terhadap Anda. Ada yang simpati, juga antipati. Anda harus siap mental menghadapi reaksi yang berbagai macam tersebut, sebab jika ada sedikit saja kesalahan dalam pekerjaan, maka mau tak mau perceraian Anda akan dibawa-bawa.

  • 3. Tak percaya orang lain

Sekali Anda kalah dalam memperjuangkan keutuhan rumah tangga, maka Anda akan sulit untuk kembali percaya pada sebuah hubungan yang serius. Anda bahkan mulai tak percaya pada diri Anda sendiri, keluarga, teman, bahkan orangtua.

  • 4. Keuangan

Masalah keuangan, sedikit banyak akan Anda rasakan. Beban yang biasanya dipikul berdua kini harus Anda tanggung sendiri. Tapi, memang tak semua mengalaminya, beberapa malah makin bebas dalam mengatur keuangannya sendiri.

  • 5. Putus asa

Kesedihan mendalam yang Anda alami dapat menimbulkan keputusasaan. Rasa pesimis dan selalu memandang negatif apapun dalam hidup Anda.

Efek buruk dari terjadinya perceraian di atas dapat Anda jadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk melakukan perceraian. Namun jangan takut, selalulah optimis dalam hidup sebab ada Tuhan tempat mengadu dan meminta.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda