Scroll to Top

Man United: Kuartet Striker Sekarang Lampaui Rekor Kuartet 1999

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 30 Jan 2013

Wayne-Chicha

Wayne Rooney, Robin van Persie, Javier Hernandez, dan Danny Welbeck. Itulah kuartet striker yang menjadi andalan Manchester United saat ini. Total hingga pertandingan terakhir versus Fulham lalu, keempatnya telah mengoleksi 47 gol. Dan catatan itu lebih baik dari kuartet striker pada 1999 saat United meraih treble winners, yakni Andy Cole, Dwight Yorke, Ole Gunnar Solskjaer, dan Teddy Sheringham dalam rentang waktu yang sama.

Pada musim tersebut, tiga gelar berupa Premier League, Champions League, serta FA Cup berhasil dipersembahkan oleh Cole, Yorke, Sheringham, dan Solskjaer. Dalam kurun waktu yang sama seperti yang telah dijalani kuartet striker saat ini, keempat striker legendaris itu hanya bisa mengemas 46 gol, atau satu gol lebih sedikit dari Rooney dkk.

Yorke-Cole
Dwight Yorke-Andy Cole

Penentu dari “kemenangan” kuartet saat ini adalah pada laga versus Fulham lalu. Chicharito menyumbang dua gol, sementara Rooney mengemas satu gol. Meski demikian, Sir Alex Ferguson menyatakan bahwa kedua kelompok tersebut adalah yang terbaik di eranya masing-masing.

“Saya berpikir demikian. Kuartet pada 1999 adalah para pemain yang fantastis. Kalian tidak boleh mengkritik mereka. Namun kuartet yang kami miliki saat ini juga bagus,” ulasnya.

“Apa yang saya banggakan saat ini adalah Chicharito kemarin mencetak dua gol yang membuatnya mencetak 14 gol sejauh ini, Wayne satu gol, dan satu gol lagi oleh Ryan (Giggs). Akan menarik apabila tiga dari empat striker kami sekarang bisa mencetak minimal 20 gol.”

Sedang moncernya performa kuartet strikernya saat ini memang membuat Fergie dilema. Bagaimana tidak, keempatnya terus berjuang meraih kepercayaan dari sang manajer dan membuat Fergie bingung menentukan pilihan.

Danny-Robin

“Chicharito mendapat istirahat saat musim panas, dan sekarang kalian lihat sendiri keuntungannya. Sebenarnya saya mengalami dilema dengannya. Terkadang saya harus meninggalkannya di bangku cadangan untuk memberi tempat pada Robin. Saya sudah menjelaskan padanya bahwa kami masih butuh dia.”

Fergie tentu berharap keempat strikernya saat ini bisa memimpin tim untuk kembali meraih treble seperti pada musim 1999.

Teddy-Ole
Teddy Sheringham-Ole Gunnar Solskjaer

Berikut ini adalah perbandingan koleksi gol kedua kuartet beda masa tersebut dalam rentang waktu yang sama:

1998-1999:

  • Dwight Yorke: 18 gol (12 Premier League, 5 Champions League, 1 FA Cup)
  • Andy Cole: 15 gol (10 Premier League, 4 Champions League, 1 FA Cup)
  • Ole Gunnar Solskjaer: 11 gol (6 Premier League, 1 Champions League, 1 FA Cup, 3 League Cup)
  • Teddy Sheringham: 2 gol (1 Premier League, 1 League Cup
  • Total: 46 gol

2012-2013:

  • Robin van Persie: 22 gol (18 Premier League, 3 Champions League, 1 FA Cup)
  • Javier Hernandez: 14 gol (8 Premier League, 3 Champions League, 2 FA Cup, 1 League Cup)
  • Wayne Rooney: 10 gol (7 Premier League, 1 Champions League, 2 FA Cup)
  • Danny Welbeck: 1 gol (1 Premier League)
  • Total: 47 gol

Di akhir musim 1998-1999, Solskjaer dkk sukses mengumpulkan 76 gol dengan rincian Yorke 29 gol, Cole 24 gol, Solskjaer 18 gol, dan Sheringham 5 gol. Mampukah kuartet saat ini melampaui rekor tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda