Scroll to Top

Duh, Pekerja Seks Komersial Beriklan di Media Sosial

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 31 Jan 2013

Facebook

Social media macam Facebook dan Twitter memang sangat ampuh sebagai alat marketing. Namun bilamana pekerja seks komersial beriklan di media sosial, apa yang akan terjadi?

Menurut laporan Telegraph pekerja seks komersial secara terbuka dan terang-terangan gunakan media sosial populer untuk mengiklankan layanan mereka. Indikator ini bisa dilihat dari terciptanya ratusan Page di Facebook.

Laman di Facebook ini menampilkan foto-foto eksplisit yang menggugah selera. Dan bahkan dalam laman tersebut turut menampilkan diskripsi layanan lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi serta harga.

Meski demikian Facebook juga tak tinggal diam. The Times menulis jika jejaring sosial populer ini telah menghapus puluhan laman yang dengan terang-terangan menawarkan layanan plus-plus.

Facebook tak bisa terus berpatroli memantau satu demi satu laman. Peran pengguna sangat dibutuhkan. Misalkan saja dengan memanfaatkan tombol ‘report’ ketika mendapati laman yang janggal, tak biasa, atau tak sesuai dengan TOS (Term Of Service) FB.

Media sosial memang tak kecil miliki dampak terhadap kejahatan termasuk protitusi. Angkanya terus meningkat saban tahun. Namun anehnya, menurut peneliti, polisi enggan mengatasi masalah ini. Menurut mereka prostitusi adalah sebuah ‘kejahatan tanpa korban’.

Mills Kelly seorang peneliti dari Universitas George Mason AS, suatu ketika ia memelajari dampak internet pada kejahatan prostitusi. Dengan tegas ia berujar:

“Jika ingin mencari PSK dimana pun itu, di setiap kota di seluruh penjuru dunia, Facebook adalah tempat yang tepat untuk memulai pencarian Anda.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda