Scroll to Top

Serunya Perang Lempar Tomat di Valensia

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 23 Aug 2011

Agak gila memang festival di Kota Bunol, Valensia, Spanyol, ini. Bayangkan saja, tomat seberat 100 ton dijadikan alat “perang” untuk dilemparkan kepada orang lain. Alhasil, tanah pun penuh dengan cairan tomat bak darah yang menggenang. Namun, inilah yang justru menjadi daya tarik wisatawan untuk selalu datang pada akhir bulan Agustus. Karena, festival ini diadakan rutin pada bulan ini.

Acara yang bernama La Tomatina Fiesta ini biasanya diikuti sekitar 40 ribu orang. Mereka ada yang mengenakan masker dan pakaian jelek untuk berbaur melempari orang di sekitarnya. Dipastikan badan akan penuh dengan noda tomat. Buat yang ingin mengabadikan momen tersebut, persiapkan kamera yang tahan terhadap air.

La Tomatina Fiesta sebenarnya sebuah pelestarian tradisi di Kota Bunol.  Ini sebagai bentuk penghormatan kepada santo San Luis Bertran dan Virgin de los Desamparados. Mereka dianggap sebagai santo pelindung Kota Bunol.

Sedangkan, aksi lempar tomat ini sebenarnya diawali dari terjadi kerusuhan yang terjadi di Kota Bunol pada tahun 1944. Saat itu terjadi perkelahian sewaktu orang kudus pelindung kota sedang berjalan pada parade perayaan. Timbullah kepanikan di sekitarnya. Aksi lempar pun tidak terelakkan. Mereka menggunakan apapun yang bisa dipakai, termasuk tomat yang ada di kios tepi jalan saat parade berlangsung. Akhirnya, perang tersebut diabadikan dengan kegiatan perang tomat yang kini menjadi agenda tahunan di Kota Bunol

Anda tertarik untuk ikut? Acara ini akan diadakan akhir Agustus ini. Masih ada waktu untuk berkemas menuju Valensia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda