Scroll to Top

Eza Gionino Enggan Minta Maaf pada Ardina Rasti

By Ria Tanisa / Published on Thursday, 31 Jan 2013

Meskipun Eza Gionino sudah ditentukan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Jakarta Selatan atas kasus penganiayaan yang dilakukan pada mantan kekasihnya Ardina Rasti, bintang sinetron ‘Putih Abu-Abu’ itu enggan meminta maaf pada Rasti. Pasalnya, hingga kini Eza masih tak merasa melakukan penganiayaan yang disebutkan oleh Rasti. Hal ini diungkapkan oleh Khaerani, kakak Eza. Eza bahkan mengungkapkan jika dirinya lebih baik ditahan ketimbang harus meminta maaf.

“Pesan dia, dia lebih baik ditahan daripada harus mengakui dan meminta maaf untuk sesuatu yang tidak pernah dia lakukan. Saya rasa itu saja,” tutur Khaerani setelah menjenguk sang adik.

Di mata Khaerani, Eza cukup tegar dalam menghadapi masalah ini. Aktor kelahiran 10 Mei 1990 itu bahkan menegaskan jika dirinya tidak membutuhkan dukungan dari siapapun karena Eza yakin jika dirinya tidak bersalah.

Ungkapan Eza tersebut tampaknya hendak menyindir Rasti yang memang banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak pasca kasus ini bergulir dan mendapat sorotan publik.

“Dia cuma bilang, saya (Eza) enggak perlu dukungan siapapun karena enggak bersalah. Biasanya kalau orang bersalah itu pasti akan minta dukungan kesana kemari, tapi dia tidak,” terang Khaerani.

Menurut Khaerani, sebenarnya Eza ingin menyampaikan langsung hal tersebut kepada wartawan. Namun, statusnya sebagai tahanan membuat Eza tak lagi dapat keluar masuk ruang tahanan.

Eza ditahan oleh Polres Jakarta Selatan sejak hari Rabu (30/1/2013) kemarin atas kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap Rasti. Sebelumnya pada akhir tahun 2012 lalu, Rasti melaporkan Eza dengan membawa sejumlah bukti dan saksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda