Scroll to Top

David Beckham Tak Mau Dibayar PSG!

By Wan Faizal / Published on Friday, 01 Feb 2013

David Beckham PSG

Yap, Anda tak salah dalam membaca judul diatas. David Beckham yang baru saja resmi menjadi pemain Paris Saint-Germain (PSG) menyatakan bahwa ia rela tak dibayar sepeser pun oleh PSG. Lalu, kemana uang yang harusnya menjadi hak Becks?

Dalam kontrak berdurasi lima bulan, Becks memang disebutkan menerima gaji sebesar 150.000 pounds per pekan. Namun, eks pemain Manchester United, Real Madrid, dan LA Galaxy itu memutuskan untuk menyumbangkan seluruh gajinya selama berkostum PSG untuk diberikan pada anak-anak kurang mampu di Prancis.

Keputusan itu dikeluarkan Becks saat ia menjalani konferensi pers sebagai pemain baru Les Parisiens, didampingi oleh Leonardo dan Nasser Al-Khelaifi.

“Saya tidak akan menerima gaji sepeser pun selama berkostum PSG. Seluruh gaji saya akan dialokasikan untuk anak-anak kurang mampu di Prancis.”

Lebih lanjut, Becks mengungkapkan rasa senangnya karena telah menjadi bagian dari skuad PSG. Disana ia akan bereuni dengan Carlo Ancelotti yang pernah bekerjasama dengannya di AC Milan. Di klub barunya tersebut, Becks akan mengenakan kostum bernomor 32.

Nasser-Becks-Leonardo

“Saya senang transfer ini akhirnya terwujud. Saya merasa beruntung karena di usia 37 tahun masih bisa mendapat banyak tawaran dari banyak klub. Saya memilih Paris karena melihat apa yang bisa dilakukan klub ini dan materi pemain yang mereka miliki.”

“Saya selalu berkata bahwa saya tidak akan mau bermain bagi klub Inggris lain. Saya punya sejarah dengan Manchester United. Saya selalu mendukung mereka dan bermimpi main bagi mereka. Saya tersanjung mendapat banyak tawaran dari klub Inggris, namun saya telah menegaskan tak mau bermain di Inggris selain bagi United.”

“Paris adalah kota yang menyenangkan. Sekarang mereka punya klub yang akan punya banyak prestasi dalam 10, 15, atau 20 tahun mendatang.”

“Saya telah bermain bagi klub-klub terbaik dunia dan masih bisa meraih kesuksesan di usia saat ini dan tetap berada dalam kondisi fit. Saya bahkan merasa masih seperti berusia 21 tahun. Saya tidak merasa kehilangan kecepatan.”

“Carlo Ancelotti? Saya beruntung pernah bekerjasama dengannya selama beberapa bulan di AC Milan. Bisa saya bilang, Carlo adalah salah satu manajer terbaik yang pernah mengisi karier sepakbola saya.”

“Bahasa Prancis saya? Saya sudah lama tak melatihnya terutama sejak masih sekolah. Jadi saya akan kembali belajar. Keluarga saya akan tetap berada di London karena anak-anak masih sekolah disana.”

Bienvenue, David!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda