Scroll to Top

PSSI Sanggah Pernyataan Roy Suryo Soal Pemain Timnas Indonesia

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 01 Feb 2013

Bernhard Limbong

PSSI menyanggah pernyataan Menpora Roy Suryo, perihal pemanggilan pemain untuk bergabung membela Timnas Indonesia di ajang internasional termasuk Pra Piala Asia 2015.

Penilaian Roy Suryo yang seakan mengindikasikan bahwa PSSI tidak becus dalam pemanggilan pemain, ditanggapi oleh Bernhard Limbong.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam jumpa pers di Gedung Kemenpora Roy Suryo melihat PSSI salah dalam pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.

Berdasarkan pengamatannya, PSSI tidak melayangkan surat resmi pemanggilan ke pemain. Menurut Roy Suryo, pemain justru mengetahui pemanggilan dari media.

Roy Suryo

“PSSI sudah melakukan pemanggilan, tapi pemain tidak datang. Saya telah pelajari dan ternyata dalam mekanisme pemanggilan, pemain tidak mendapat pemanggilan hitam di atas putih” ungkap Roy Suryo.

Menganggapi pernyataan Roy Suryo tersebut, penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong mengatakan bahwa pihaknya sudah menjalankan mekanisme yang benar dalam pemanggilan pemain untuk gabung ke Timnas Indonesia.

Menurut Limbong, selain ke klub pihaknya juga sudah melayangkan surat pemanggilan kepada pemain dalam dua kali kesempatan.

“Dalam pemanggilan pemain, mekanismenya adalah lewat klub. Tapi tak hanya ke klub, kami juga kirim surat pemanggilan ke pemain” tegas Limbong.

“Seperti ketika kami memanggil sembilan pemain Persipura, kami mengirim surat ke klub dan sembilan surat ke pemain. Yang jelas kalau menteri mempertanyakan, kami ada bukti pengiriman” tambahnya.

Keadaan ini memang semakin membuat kisruh kepengurusan di sepakbola Indonesia semakin terlihat meruncing. Padahal pemain dan Timnas Indonesia yang akhirnya menjadi korban dari keadaan ini.

Hal itu bisa dilihat dari beberapa pemain yang akhirnya harus mendapatkan sanksi dari klub karena nekad membela Timnas Indonesia di ajang internasional.

Tidak hanya itu, performa Timnas Indonesia sendiri mengalami penurunan yang drastis sejak adanya konflik dualisme ini.

Terakhir Timnas Indonesia harus menelan pil pahit dipermalukan Yordania 5-0, di laga persahabatan yang di gelar di Yordania.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda