Scroll to Top

Liverpool: Jordan Henderson Yang Ingin Membungkam Kritik

By Wan Faizal / Published on Saturday, 02 Feb 2013

Jordan Henderson

Jordan Brian Henderson. Begitulah nama lengkap gelandang muda milik Liverpool yang menguasai nomor 14 di skuad The Reds. Digadang-gadang bakal menjadi gelandang jempolan berkat karier cemerlangnya di Sunderland, Henderson malah belum bisa mewujudkan ekspektasi itu dan tertimpa berbagai kritik. Ciutkah nyalinya? Tidak! Henderson justru yakin ia bisa berkembang dan menjadi andalan Liverpool nantinya.

Pada 9 Juni 2011, Liverpool “terpaksa” menggelontorkan dana 16 juta pounds untuk menarik Henderson dari Sunderland. Ia pun langsung menikmati debut bersama klub barunya di Premier League di pekan pertama musim 2011-2012. Segalanya terlihat lancar baginya di musim perdana. 37 kali main, meski tak semua dari menit awal, dengan sumbangan dua gol menjadi koleksinya di liga.

Namun sejak Brendan Rodgers masuk awal musim ini, peruntungan Henderson berubah. Ia seakan-akan tak dipercaya Rodgers dan bahkan diberi opsi untuk pindah ke Fulham jika ia masih ingin bermain reguler. Namun apa jawaban pemain berusia 22 tahun itu? Henderson menolaknya dan memilih untuk bertarung memperebutkan kepercayaan Rodgers.

“Saya memang jarang bermain reguler dan klub memberi pilihan bagi saya untuk pergi. Sakit rasanya mengetahui klub menawarkan opsi seperti itu. Tapi saya putuskan tidak akan pergi ke klub lain. Saya datang ke Liverpool untuk bermain disini hingga karier saya usai. Saya tak ingin pergi setelah hanya semusim saja disini,” tegasnya.

“Oke, mungkin saya mengawalinya dengan lambat. Namun saya yakin bisa mengubah itu semua. Karena disini terdapat pemain seperti Stevie (Gerrard), Luis Suarez, Pepe Reina, dan Carra (Jamie Carragher). Mereka semua adalah pemain hebat dalam beberapa tahun terakhir.”

“Kamu perlu terus maju dan berusaha belajar dari mereka, terutama cara mereka bermain konsisten, meski akan sangat sulit. Itu adalah langkah maju dan tantangan bagus yang belum bisa saya wujudkan.”

Henderson

Banyak kritik yang menerpanya akibat performa tak konsisten yang ia jalani selama berkostum Liverpool, entah itu lewat media massa maupun media sosial seperti Twitter. Henderson mengaku tak mempedulikannya dan bahkan ia merasa butuh kritikan itu untuk terus berkembang.

“Saya tak terlalu peduli dengan Twitter, jadi saya tak tahu apa yang orang-orang katakan. Terkadang ada teman saya memberitahu ‘Sudah tahu apa yang mereka katakan tentangmu di Twitter?”

“Kritik itu mungkin lebih mempengaruhi orang tua saya. Seperti semua orang tua, mereka tak akan nyaman kalau anak mereka dikritik. Mungkin kritik itu kasar, tapi di sisi lain itu bisa menjadikanmu seseorang yang lebih baik, membuatmu lebih kuat, dan mental semakin bagus. Saya pikir saya butuh kritikan itu. Saya akan tetap bekerja keras dan terus maju. Dengan begitu saya harap mereka bisa diam.”

Henderson-Szczesny-Mertesacker

Henderson sudah menunjukkan hasilnya. Dipercaya Rodgers tampil sejak menit awal di Emirates Stadium, ia mampu menyumbang satu gol yang cukup apik. Dalam satu kesempatan ia mampu mempecundangi Andre Santos, Per Mertesacker, Aaron Ramsey, Bacary Sagna, dan Wojciech Szczesny seorang diri untuk selanjutnya melesakkan bola ke gawang yang kosong. Ia juga adalah pemberi assist bagi gol pertama yang dikemas Luis Suarez.

Sudah siap untuk tantangan berikutnya bernama Manchester City, Jordan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda