Scroll to Top

Mega dan Kim Dotcom Buat Hollywood Resah

By Ibnu Azis / Published on Monday, 04 Feb 2013

Kim Dotcom

Kim Dotcom dan Mega, ternyata buat Hollywood resah. Mereka khawatir dengan kemunculan kembali Megaupload dalam wajah baru itu, akan bedampak semakin merajalelanya tingkat pembajakan di internet.

Dalam setahun, Hollywod kehilangan USD 20,5 miliar. Sebagian besar kerugian ini akibat ulah pembajakan di internet. Sedangkan pendapatan Hollywod di Amerika Utara hanya USD 10,5 miliar (2012).

Kim Dotcom berujar jika Mega akan aman dari ancaman tudingan piracy. Staf Mega sendiri tak mengetahui berkas apa yang diunggah penggunanya, sebab telah dienskripsi. Dengan demikian, hanya pengguna sendiri yang tahu berkas apa yang mereka upload, pihak lain tak bisa ‘meliriknya’.

Pada 31 Januari lalu Kom Dotcom men-tweet jika Mega miliki 50 juta berkas hanya selang sehari setelah dirilis. Dan hingga kini Mega hanya ‘terinfeksi’ 0,001% konten yang diduga piracy.

Namun fakta berkata lain. Situs BBC secara iseng mencari beberapa berkas film box office di Mega. Dan hasilnya, dalam dua menit, BBC menemukan film-film terlaris macam The Hobbit, Sky Fall, dan The Dark Night.

Ernesto Van Der Sar, pemimpin redaksi situs TorrentFreak berujar jika di tempat lain pengguna juga mencari konten serupa. Ini bisa terjadi asalkan mereka tahun bagaimana mencarinya.

“Ada juga di DropBox dan Google Drve, mereka juga hosting konten yang tak legal juga. Itu bisa dicari juga asal tahu bagaimana cari mencarinya,” ujarnya.

Mega sendiri diluncurkan Kim Dotcom pada 20 Januari 2013. Tanggal tersebut dipilih sebab tepat setahun Megaupload ditutup paksa FBI pada 20 Januari 2012 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda