Scroll to Top

ISL Dibubarkan, Rakyat Bisa Marah!

By Aditya / Published on Tuesday, 05 Feb 2013

ISL 2013

Menpora RI, Roy Suryo, sempat melambungkan wacana akan membubarkan kompetisi Indonesia Super League (ISL). Jika hal itu dilakukan, Menpora dan pemerintah harus siap menanggung segala risikonya, termasuk apabila menuai kecaman dan kemarahan rakyat sebab ISL adalah kompetisi sepakbola yang telah menjadi hiburan bagi masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Komisaris PT Liga Indonesia, Harbiansyah Hanafiah, sebagai bentuk sikap rencana pembubaran ISL oleh Roy Suryo yang mewakili pemerintah. Apabila benar Roy Suryo ingin membubarkan ISL, PT Liga Indonesia hanya bisa pasrah, namun tentunya ada dampak yang harus ditanggung setelahnya.

“Terserah menteri (Roy Suryo) sajalah. Kalau mau dibubarkan, ya dibubarkan. Tapi, pemerintah harus tanggungjawab dengan segala hal yang timbul setelah pembubaran itu,” ujar dalam pers rilisnya, Senin (4/2/2013).

Di tengah carut-marut kondisi bangsa ini yang tak juga membaik, sepakbola menjadi salah satu sarana hiburan yang murah meriah bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Apalagi, ISL dikenal sebagai kompetisi yang memiliki daya tarik karena dihuni oleh klub-klub dan para pemain terbaik di negeri ini.

Jika ISL dibubarkan, dikhawatirkan akan terjadi gelombang massal yang tidak bisa menerima keputusan itu, terutama dari jutaan suporter klub-klub ISL yang memang terkenal fanatik. Oleh karena itu, Harbiansyah Hanafiah, meminta pemerintah agar berpikir bijak sebelum bertindak.

“Kompetisi (ISL) ini hiburan masyarakat, masih syukur ada kompetisi,” pungkas Harbiansyah Hanafiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda