Scroll to Top

Hubungan Asmara Kandas, Data Online Anda Terancam

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 06 Feb 2013

Pasangan Laptop

Hubungan kandas, berujung naas. Foto dan video yang dulunya kenangan, kini justru jadi alat ancaman. Kasih sayang amblas senada dengan kepercayaan yang bablas. Bagi Anda yang baru saja alami putus hubungan asmara, harap waspada, data online yang dimiliki bisa terancam.

Baru-baru ini perusahaan keamanan kenamaan McAfee lakukan sebuah survei terkait dengan data online pengguna. Menariknya survei ini dikaitkan dengan persoalan asmara. Mungkin McAfee sengaja melakukannya jelang mendekati Hari Valentine.

Nah ini yang unik. Ternyata tatkala masih bersama, dua insan yang dimabuk asmara ini, baik yang berkeluarga atau masih pacaran, sering berbagi akun dan kata sandi. Setelah mereka pisah, putus atau bercerai, mala petaka terkait data online timbul.

Dari data yang dikumpulkan responden, 1 dari 10 pengguna mengancam mantan mereka dengan mengunggah foto ke internet. Entah foto apa yang dimaksud. Yang jelas foto ini akan membuat malu korban.

50% pengguna berbagi keintiman dan kemesraan mereka tatkala masih berhubungan. Pihak laki-laki unggul dengan 53% dan wanita hanya 44%. Celakanya, ternyata 50% pengguna berbagi kata sandi dengan pasangan.

Ini yang parah. Setelah hubungan berakhir, 28% penggunanya menyesal telah berbagi foto dan video mesra dengan pasangan. Dan segi positifnya, 84% pengguna langsung mengganti kata sandi setelah hubungan asmara kandas.

Tahukah Anda, sebanyak 50% pengguna masih mematai-matai mantan mereka di media sosial daripada stalking pasangannya sendiri saat ini (46%). Ini berarti mereka masih gusar dengan data atau informasi yang mungkin saja diumbar orang yang pernah dicintainya tersebut.

McAfee menekankan agar pengguna berfikir dua kali tatkala berbagi data pribadi termasuk foto, teks, video, atau apapun itu. Pun juga sangat tidak dianjurkan berbagi kata sandi meski dengan pasangan sekalipun.

Berbagi personal data miliki resiko. Dan resiko ini tak gratis. Ada harga yang harus dibayar: Anda akan kehilangan kuasa untuk mengontrol data-data pribadi. Tak percaya?

Masih dalam survei ini, sebanyak 32% pengguna meminta mantan mereka menghapus foto/pesan/video dirinya yang pernah diunggah. Jelas kan ia tak miliki kuasa atas data personalnya sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda