Scroll to Top

Portugal vs Ekuador 2-3: Cristiano Ronaldo Satu Gol

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 07 Feb 2013

Portugal vs Ekuador 2-3

Portugal di luar dugaan harus mengakui ketangguhan tamunya, Ekuador, dalam pertandingan persahabatan yang digelar pada Kamis, 7 Februari 2013. Cristiano Ronaldo memang berhasil mencetak gol sensasional dalam pertandingan Portugal vs Ekuador yang berakhir dengan skor 2-3 ini. Namun, kecerobohan lini belakang dan kesaktian Felipe Caicedo memaksa pasukan Paulo Bento harus menyerah. CR7 sendiri tak bermain penuh pada laga ini.

Portugal menampilkan skema yang ofensif, 4-3-3 dengan Cristiano Ronaldo dan Nani menopang seorang Helder Postiga. Meskipun demikian, Ekuador justru yang mencetak gol terlebih dahulu. Jefferson Montero menyisir sisi kiri pertahanan tuan rumah sebelum mengirimkan umpan silang yang keliru dibaca oleh kiper Portugal, Eduardo. Bola melengkung dan dimanfaatkan oleh Antonio Valencia dengan tandukan. Masuk di menit 2.

Tertinggal, Portugal mencecar pertahanan lawan. Sementara, fans berubah, dari mendukung menjadi mencemooh. Suitan tak puas terdengar karena gol Ekuador jelas bukan bagian dari rencana. Beruntunglah, Cristiano Ronaldo mengobati kekecewaan penggemar.

Menit 23, pasukan Paulo Bento memeragakan umpan dari kaki ke kaki yang membuat para penonton menahan napas. Hal ini diakhiri dengan umpan tumit Fabio Coentrao kepada CR7. Sang kapten lantas melob bola untuk mengecoh seorang pemain belakang Ekuador sebelum melepaskan tembakan kencang ke gawang Maximo Banguera. Tidak akan ada yang percaya, dialah Ronaldo yang sebelum berlaga, dikabarkan kakinya bermasalah.

Pertarungan berlangsung lebih ketat. Portugal yang lebih menguasai keadaan beberapa kali menciptakan peluang. Namun, gol baru mau hadir pada menit 60. Kali ini dari Helder Postiga. Diawali dari CR7 yang masuk ke kotak penalti dan memberikan umpan kepada Nani yang bergerak di sisi kiri kotak terlarang lawan. Lantas, pemain Manchester United mengirimkan umpan silang datar yang diteruskan penyerang Real Zaragoza ke gawang.

Namun, gol ini tak bertahan lama. Selang semenit, kecerobohan lini belakang Selecao kembali menjadi petaka. Joao Pereira berusaha menghalau bola umpan pemain Ekuador dengan menyodorkannya kepada Eduardo. Tapi, sang kiper sudah ada di posisi yang salah. Akibatnya meluncurlah bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri yang cukup cantik.

Ekuador cukup berterima kasih dengan dua kesalahan Portugal. Juga, dengan keputusan Paulo Bento yang menepati janji, menarik Cristiano Ronaldo setelah laga berlaga lebih dari satu jam. Dan menit 70, mereka berbalik unggul. Memanfaatkan umpan silang, Christian Benitez menyodorkan bola dengan dadanya. Bola tersebut mengarah pada Felipe Caicedo yang melepaskan tembakan ke sudut gawang Eduardo. 2-3!

Upaya Portugal untuk menyamakan kedudukan, berakhir sia-sia. Seperti, tandukan Custodio menyambut tendangan bebas Joao Moutinho di menit 89. Bagi Ekuador,. kemenangan yang tidak disangka-sangka ini jelas nilai plus tersendiri. Sebaliknya, Portugal memperpanjang daftar laga tanpa kemenangan mereka yang sudah mencapai empat pertandingan.

Portugal (4-3-3): Eduardo; Pereira (Nelson Oliviera ’80), Alves, Neto, Coentrao; Moutinho, Veloso (Custodio ’73), Meireles (Danny ’80); Postiga (Eder ’62), Nani (Ruben Amorim ’73), Ronaldo (Varela ’62).

Ekuador (4-4-2): Banguera; Paredes, Erazo, Achilier, Bagui; Castillo (Leon ’77), Noboa (Saritama ’61), Valencia (Morante ’85), Montero (Quinonez ’61); Benitez, Caicedo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda