Scroll to Top

Jose Mourinho Ada di Musim Terburuknya

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 07 Feb 2013

Jose Mourinho Ada di Musim Terburuknya

Jose Mourinho bisa jadi tiba di musim terburuk sepanjang karier kepelatihannya. Hal ini dapat diindikasikan dari margin antara Real Madrid dan Barcelona yang mencapai 16 poin. Sejak pertama kali melatih, The Special One belum pernah menghadapi kenyataan sepahit ini. Tim-tim yang dilatihnya, selalu hanya memiliki selisih kurang dari 10 poin dari pemuncak klasemen di akhir kompetisi.

Tim yang dibawa Jose Mourinho, hampir selalu menjadi pemenang di kompetisi mana pun. Di awal karier, Mou memang menangani Benfica. Tapi, di klub Portugal tersebut, ia tak mengakhiri kompetisi. Keluar bahkan sebelum pertengahan musim.

Mou kemudian melanjutkan karier di Uniao de Leiria. Ia menangani tim kala liga tersisa tujuh pekan lagi. Di akhir kompetisi, Leiria memang terpaut 21 poin dari sang juara Boavista. Tapi, tentu tidak adil kita ‘menghakimi’ kemampuan Jose Mourinho dari catatan yang cuma sesaat ini.

Musim berikutnya, El Unico melatih Porto. Klubnya gagal juara Liga Portugal. Tapi, Mou baru menangani tim hingga pekan ke-20. Di akhir kompetisi, margin Porto dengan sang juara Sporting Lisbon, hanya tujuh angka.

Berikutnya, Mourinho tercatat membawa klubnya juara liga empat kali berturut-turut. Dua kali dilakukannya di Porto (musim 2002/2003 dan 2003/2004) dan dua kali di Chelsea (musim 2004/2005 dan 2005/200). Nah, kala The Blues cuma menjadi runner-up Premier League musim 2006-07, margin poin dengan sang juara Manchester United juga tidak jauh-jauh amat. Cuma selisih 6 poin.

Di Internazionale, Jose Mourinho tak pernah merasakan sakitnya menjadi runner-up. Namun, posisi kedua kembali didapatinya pada tahun pertama dengan Real Madrid, yaitu musim 2010-11. Ketika itu, Los Blancos cuma terpaut 4 angka dari Barcelona di klasemen akhir.

Musim ini, dengan 16 pertandingan tersisa ada selisih 16 poin dari Barcelona. Apakah Real Madrid akan mampu memangkas jarak ini seiring dengan perjalanan waktu? Atau, Jose Mourinho akan mempertaruhkan nama baiknya, dengan mencatatkan rekor untuk pertama kalinya tim yang diasuhnya, memiliki selisih yang sangat masif dengan tim juara?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda