Scroll to Top

Masalah Baterai & Penyimpanan Surface Pro, Ini Penjelasan Microsoft

By Ditya / Published on Thursday, 07 Feb 2013

Ms Surface

Menjelang rilis tablet Surface Pro, Microsoft akhirnya angkat bicara menanggapi isu miring terkait masalah kemampuan baterai dan kapasitas memori penyimpanan tablet Surface Pro. Raksasa perangkat lunak asal Redmond ini mencoba menanggapi isu miring mengenai tablet andalannya tersebut.

Masalah pertama yang sempat mencuat mengenai tablet Surface Pro adalah daya tahan baterai yang dinilai payah untuk perangkat ultra mobile seperti tablet. Microsoft tetap menyatakan bahwa daya tahan baterai berbanding berat perangkat, Surface Pro terbaik dikelasnya.

“Jika Anda membandingkannya dengan mengatakan MacBook Air, Anda akan segera melihat bahwa berat dan kapasitas baterai vs daya tahan baterai, Anda akan menemukan optimasi yang menempatkan Surface Pro terbaik di kelasnya,” kata Microsoft.

Tak hanya itu, raksasa perangkat lunak pembesut Windows 8 ini juga mengatakan bahwa Surface Pro dibekali baterai dengan kapasitas yang kecil untuk menjaga tampilannya agar tetap tipis dan ringan.

Hasil pengujian daya tahan baterai tablet Surface Pro yang dilakukan oleh The Verge (06/02/2013), menunjukan bahwa tablet Surface Pro ini mampu bertahan hingga 3 jam 59 menit atau hampir 4 jam. Sedangkan Apple MacBook Air 13 inci mampu bertahan hingga 5 jam 34 menit.

Menanggapi masalah kapasitas penyimpanan, Surface Pro 128GB hanya menyisakan ruang kosong sebesar 83GB dan Surface Pro 64GB hanya menyisakan ruang kosong sebesar 23GB. Tentu ini bukanlah kapasitas yang besar.

Microsoft mengatakan bahwa tablet Surface Pro saat dirilis ke pasar nanti akan mendapat tambahan ruang kosong sekitar 6GB hingga 7GB, sehingga ruang kosong pada Surface Pro 64GB akan bertambah dari 23GB menjadi 30GB.

Tak hanya itu, Microsoft juga mengatakan bahwa partisi recovery Windows 8 yang terdapat pada tablet Surface Pro juga dapat dihapus untuk menambah ruang penyimpanan. Sayangnya, hal ini malah mengurangi sisi kestabilan kinerja, karena ketika Windows mengalami kerusakan maka kan sulit untu dilakukan recovery secara cepat dan instan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda