Scroll to Top

Sogok Rp 1,9 Juta, Ayah Minta Anaknya Stop Main FB

By Ibnu Azis / Published on Friday, 08 Feb 2013

Facebook Deactivation Agreement

Rachel Baier menandatangani sebuah kontrak. Ayahnya, Paul Baier tersenyum puas. Mereka berdua membuat semacam perjanjian terkait dengan Facebook. Untuk mencegah putri kesayangan main FB, sang ayah memberi imbalan USD 200 atau sekitar Rp 1,9 juta.

Facebook Deactivation Agreement, itulah MoU versi ayah dan anak ini. Dalam perjanjian tersebut tertulis jika Rachel sudi tak Facebookan selama lima bulan ke depan.

“Saya Rachel Brainer bersedia menonaktifkan akun Facebook mulai 04/02/13 hingga 26/06/13. Akun ini dikembalikan ke ayah saya, Paul Brainer,” tulis MoU tersebut.

Sang ayah pun berbaik hati. Ada sedikit kelonggaran dalam perjanjian tersebut. Jika Rachel tak sanggup stop bermain Facebook hingga tanggal 26 Juni 2013, ia tetap menerima imbalan sebesar USD 50 atau sekitar Rp 485 ribu.

Di laman blog pribadi Paul Brainer, PracticalSustainability, ia memosting kisah uniknya ini. Namun siapa sangka ide tersebut justru muncul dari putri kesayangannya.

Facebook Deactivation Agreement dengan putri saya yang berusia 14 tahun. Ini idenya dan saya sepenuhnya mendukung,” tulis Paul di blog-nya.

Dikutip dari Mashable Jumat (08/02/12), Paul sangat terkejut dengan reaksi media. Ia tak menyangka bakal diekspos hingga sedemikian rupa. Bahkan ada stasiun radio lokal yang berminat mewawancaranya.

“Saya terkejut dengan sikap media. Namun sesungguhnya ini bukan tujuan kami berdua,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda