Scroll to Top

Agar Tetap Bisa Berkomunikasi, Tahanan Sri Langka Sembunyikan Ponselnya di Dubur

By Ibnu Azis / Published on Monday, 11 Feb 2013

Ponsel Dubur 1

Seorang tahanan Sri Langka berusia 58 tahun apes. Ia kedapatan menyembunyikan sebuah ponsel. Namun, ponsel ini ia sembunyikan di tempat tak biasa. Ya, tahanan ini menyembunyikannya di duburnya.

Penjara Welikada di Kota Kotte, Sri Langka tegas melarang tahanan miliki sebuah ponsel. Pola komunikasi via seluler dilarang di dalam penjara bagaimana pun caranya. Namun tahanan usia 58 tahun ini membangkang.

Sayangnya pembangkangannya kali ini harus berhenti di tengah jalan. Ia yang dipenjara 10 tahun akibat kasus pencurian, kali ini tak bisa mengelabui sipir penjara. Penyebabnya sepele, ia lupa mematikan ponselnya.

Tatkala ingin memasukkan ponsel tersebut ke duburnya, tahanan ini lupa mematikannya. Insiden lucu pun terjadi ketika ponselnya berdering. Sang sipir mendengar suara dering aneh menderu-deru di dalam sel.

Ponsel Dubur 2
Berdering di waktu yang salah. Foto sinar-X menunjukkan ponsel di dubur terpidana.

Saat penggeledahan terjadi tak ditemukan sumber muasal dering tersebut. Terpidana kemudian diputuskan diperiksa di rumah sakit. Alhasil, lewat foto sinar-X tertampang jelas alat komunikasi tersebut tertanam di anus terpidana.

“Ponselnya bordering di waktu yang salah. Ia menyembunyikannya dalam dirinya,” ujar sipir penjara yang enggan disebutkan namanya.

Dikutip dari DailyMail Senin (11/02/13), penjara Welikada memang dikenal sebagai rumah tahanan dengan tingkat keamanan longgar. Bulan November tahun lalu terjadi kerusuhan dalam sel akibat dugaan penyelundupan narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda