Scroll to Top

PSSI Djohar Arifin Dikecam Karena Tak Taat Aturan

By Aditya / Published on Monday, 11 Feb 2013

Djohar Arifin Husin

Tindak pelanggaran aturan yang dilakukan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menuai kecaman dari berbagai pihak, baik dari kalangan internal PSSI sendiri maupun dari pihak luar. Salah satu pihak yang menyayangkan kelakukan Djohar Arifin adalah Menpora, Roy Suryo.

Menurut Roy Suryo, dalam kondisi yang masih kisruh seperti seperti sekarang ini, seharusnya PSSI berkonsentrasi untuk hal-hal yang lebih penting, bukannya malah melakukan tindakan yang memantik kontroversi. Apalagi, ini dilakukan oleh ketua umumnya, yakni Djohar Arifin Husin.

“Saya agak menyayangkan. PSSI, seharusnya dalam posisi sekarang tidak banyak membuat keputusan-keputusan yang malah membuat persepsi,” keluh Menpora di Jakarta belum lama ini.

Yang dimaksud oleh Roy Suryo adalah keputusan sepihak yang telah dilakukan oleh Djohar Arifin Husin mengenai pengangkatan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih Timnas Indonesia. Penunjukan pelatih baru timnas itu bahkan dilakukan tidak lama setelah Timnas Indonesia asuhan Nil Maizar melakoni laga di ajang Pra Piala Asia 2015 melawan Irak.

Lebih parahnya lagi, Djohar Arifin Husin menunjuk pelatih asal Argentina itu untuk melatih Timnas Indonesia tanpa melalui prosedur yang benar. Ia bertindak sendiri tanpa membahasnya dengan Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam sidang.

Tak hanya itu, dipilihnya Luis Manuel Blanco juga disebut-sebut merupakan pesanan dari pihak ketiga sehingga kuat dugaan Djohar Arifin Husin mendapat keuntungan sendiri di luar sepengetahuan pengurus PSSI yang lain.

“Kalau digantikan oleh pelatih Argentina, itu ada aturannya,” ujar Menpora mengenai tindakan sepihak yang dilakukan oleh Djohar Arifin Husin.

Penunjukan Luis Manuel Blanco oleh Djohar Arifin Husin memang menimbulkan polemik baru di internal PSSI. Seperti diketahui, PSSI saat ini sedang kesulitan uang, seperti yang diakui oleh Sihar Sitorus. Bahkan, gaji pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar dan asisten pelatih Fabio Oliviera pun masih belum dibayarkan.

Mengenai dana untuk membayar Luis Manuel Blanco, Djohar Arifin Husin hanya menyiratkan bahwa ada pihak ketiga yang terlibat dalam hal ini. Namun, orang dekat pengusaha Arifin Panigoro tersebut enggan untuk membeberkan lebih jauh lagi, juga tentang apakah perekrutan pelatih baru itu sudah melalui mekanisme yang benar, yaitu dibahas di rapat Exco PSSI.

Sementara itu, Nil Maizar sendiri tampaknya pasrah apabila posisinya akan digusur oleh orang lain yang ditunjuk oleh Djohar Arifin Husin. Ia menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada PSSI dan masyarakat luas untuk menilainya.

“Ya, saya sudah dengar kabar itu. Rencana ini mungkin sudah lama. Namun, silakan saja kalau PSSI mau mengganti saya. Saya tidak masalah, biarkan masyarakat yang menilai,” kata Nil Maizar legowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda