Scroll to Top

PSSI Bantah Djohar Arifin Bentuk Timnas Indonesia Sendiri

By Aditya / Published on Saturday, 16 Feb 2013

Bernhard Limbong

PSSI melalui Bernhard Limbong membantah kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, akan membentuk Timnas Indonesia sendiri. Menurut Ketua Komisi Displin yang juga Penanggungjawab Timnas PSSI ini, membuat timnas bukan perkara yang mudah.

Bernhard Limbong pun menuding media telah menyebarkan berita bohong mengenai pembentukan Timnas Indonesia oleh Djohar Arifin Husin. Dijelaskan oleh Bernhard Limbong, sang ketua umum saat ini tengah berada di Medan untuk membuka kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2013.

“Sekali lagi saya tekankan berita tersebut tidak benar, dari mana bisa mendapat kabar tersebut jika Pak Djohar saja sedang ke Medan untuk pembukaan LPI?” tukas Bernhard Limbong, kemarin.

”Berita mengenai timnas tandingan (bentukan Djohar Arifin Husin) itu bohong, itu hanya isu belaka. Tidak segampang itu untuk membuat timnas!” tambahnya.

Kabar mengenai rencana Djohar Arifin Husin akan membuat Badan Tim Nasional (BTN) yang bakal menaungi Timnas Indonesia bentukannya memang santer diberitakan oleh banyak media massa di tanah air. PSSI di bawah pimpinannya pun dikabarkan sedang mengalami guncangan dan terancam pecah.

Masalah ini berawal dari penunjukan secara sepihak yang dilakukan oleh Djohar Arifin dengan mengangkat Luis Manuel Blanco sebagai pelatih Timnas Indonesia. Karena ditentang oleh para petinggi PSSI yang lain, terutama oleh para anggota Komite Eksekutif (Exco), Djohar Arifin dikabarkan membuat kubu sendiri dan tetap membentuk timnas di bawah asuhan Luis Manuel Blanco.

PSSI Djohar Arifin Blanco
Djohar Arifin dan Luis Manuel Blanco

Habil Marati, yang dikabarkan berada di gerbong Djohar Arifin, bahkan menyebut sudah ada 6 pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia asuhan Luis Manuel Blanco.

“Ada enam pemain yang sudah dikontak. Pemain ini yang bermain saat timnas menghadapi Irak beberapa waktu yang lalu,” ungkap Habil Marati.

Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, juga tidak menampik adanya pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa petinggi PSSI. Bahkan, Halim Mahfudz berencana akan melaporkannya ke Komite Etik dan Komite Disiplin PSSI.

“Kami memang mengambil langkah via Komite Etik dan Komisi Disiplin. Ada pelanggaran peraturan organisasi yang dilakukan oleh beberapa personel. Federasi menganggap bahwa pelanggaran ini sangat serius karena timbul kebingungan dan disharmoni,” kata Halim Mahfudz.

Bernhard Limbong selaku Ketua Komisi Disiplin sendiri sempat mengakui bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Sekjen PSSI. Bahkan, Limbong juga menyebut-nyebut tentang timnas palsu yang tidak lain adalah timnas bentukan Djohar Arifin. Dengan penyangkalan di atas, Limbong justru terlihat limbung lantaran tak konsisten dengan ucapannya sendiri.

“Ya, surat (laporan dari Sekjen PSSI Halim Mahfudz) sudah masuk. Ada dugaan timnas palsu, mulai dari pembentukan pelatih sampai pemanggilan pemain. Kita akan bersidang Selasa depan,” kata Bernhard Limbong saat itu, seperti yang diberitakan oleh sejumlah media nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda