Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Bagaikan Gabungan Dua Legenda Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 16 Feb 2013

Cristiano Ronaldo Bagaikan Gabungan Dua Legenda Real Madrid

Cristiano Ronaldo bagaikan gabungan dua legenda Real Madrid. Rutinitasnya mencetak gol mengingatkan kita pada sosok Alfredo Di Stefano, pahlawan Los Blancos di era 1950-an hingga 1960-an. Dan tandukannya ke gawang Manchester United, membuat Madridistas terkenang pada Santillana, pejuang tangguh Los Merengues pada periode 1970-an hingga 1980-an.

“Jika boleh menentukan siapa penerus saya, saya akan memilih Cristiano Ronaldo,” demikian yang disampaikan oleh Alfredo Di Stefano. Pria yang kini terkenal dengan ciri khas tongkatnya itu, bukan sekadar asal bicara. Siapa yang tak menengal namanya? Di Stefano-lah yang menjadi mesin gol Los Blancos di era keemasan mereka lima dekade lampau. Dan kini, pria yang disebut sang legenda sebagai penerus, bukan tidak mungkin akan menyalip Di Stefano.

Tengoklah yang dibuat oleh Cristiano Ronaldo dalam tiga setengah musim bersama El Real. Ia mencetak gol lebih banyak daripada jumlah pertandingan. 183 kali menjebol gawang lawan hanya dalam 180 pertandingan! Sihir apa yang dimilikinya? Kekuatan kaki kanan, kiri, dan kepala CR7 demikian komplet. 21 hattrick yang dibukukan dalam waktu kurang dari empat tahun di kubu Santiago Bernabeu sudah menunjukkan kelasnya. Dan, andai terus bersama Madrid hingga minimal ketika kontraknya habis pada 2015, bukan tidak mungkin Ronaldo akan menyalip rekor gol Alfredo Di Stefano: 305 gol.

Tak hanya merupakan ‘titisan’ Di Stefano. Gol yang dilesakkan Cristiano pada laga melawan Manchester United, membuat semua Madridistas mengenang gol serupa yang diciptakan oleh Santillana pada leg pertama semifinal Liga Champions musim 1980-81. Ketika itu, menghadapi Internazionale di Bernabeu, Santillana mencetak gol dengan cara mirip. Menyambut umpan silang dengan lompatan tinggi. Bedanya, gol Santillana berasal dari umpan tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Nerazzuri.

Dan dengan semua perbandingannya terhadap legenda-legenda top Real Madrid, Cristiano Ronaldo tak terbantahkan lagi, sudah menjadi ‘legenda’ Los Blancos. Totalitasnya di setiap laga, membuat fans melupakan bahwa dirinya seorang Portugal –yang biasanya mendapat sentimen tinggi di Spanyol–, plus meneriakkan yel-yel bahwa Ronaldo-lah peraih Ballon d’Or yang sesungguhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda