Scroll to Top

Getafe vs Celta Vigo 3-1: Hasil Liga Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 17 Feb 2013

Getafe vs Celta Vigo 3-1 Hasil Liga Spanyol

Getafe tidak membutuhkan banyak tenaga ketika menjamu Celta Vigo dalam lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24. Bermain di hadpan 8500 penonton yang berkunjung ke Colisseum Alfonso Perez pada Sabtu, 16 Februari 2013, Diego Castro dkk. memetik hasil pertandingan Getafe vs Celta Vigo skor 3-1. Adrian Colinga, Diego Castro, dan Federico Fernandez bergantian menjadi pencetak skor Getafe vs Celta. Hasil Liga Spanyol ini tidak mengubah apa pun. Getafe bertahan di papan tengah, dan Celta Vigo melanjutkan rentetan kekalahan mereka untuk berkubang di zona degradasi.

http://www.youtube.com/watch?v=-MU6V6hFVsQ

Ketika Celta Vigo mengandaskan Real Valladolid dalam pertandingan pertama mereka pada tahun 2013, barangkali pelatih Paco Herrera tidak akan pernah berpikir, laga tersebut mungkin saja menjadi laga pertama sekaligus terakhir mereka menggenggam kemenangan. Setidaknya, hingga satu setengah bulan kemudian. Sejak saat itu, kubu Balaidos bermain tujuh kali dengan dua hasil imbang, dan lima kali tumbang, termasuk dalam laga di Colisseum Alfonso Perez.

Cuma butuh sembilan menit bagi penyerang yang tengah ‘panas’, Adrian Colunga, untuk mencetak gol. Pria bernomor punggung 11 memanfaatkan umpan Abdelaziz Barrada yang berduel dengan Gustavo Cabral. Barrada terjatuh dan meraung kesakitan. Sementara Colunga yang tak terkawal, melakukan tiga sentuhan sebelum menaklukkan Javi Varas.

Celta Vigo, sempat menunjukkan tanda-tanda ‘kehidupan’ ketika umpan silang Roberto Lago ditanduk oleh Augusto Fernandez selang sebelas menit kemudian. Namun, itulah terakhir kalinya Celta membobol gawang Miguel Moya musim ini. Dalam sisa babak pertama, kita menyaksikan penampilan impresif El Geta yang membuat orang berkata, wajar mereka pernah bisa menundukkan Real Madrid.

Menit 34, Diego Castro membawa Getafe kembali unggul. Berawal dari skema umpan-umpan cantik, tercipta kemelut di depan gawang lawan. Umpan Pedro Leon dari garis, ditembak oleh Colunga. Bek Celta bisa membendungnya, tapi tidak sepakan Castro. Dan momentum ini dilanjutkan dengan tendangan penjuru Colunga yang disambar oleh Federico Fernandez selang tujuh menit kemudian.

Tiga gol tim asal Madrid di babak pertama, telah membunuh pertandingan. Paco Herrera bukannya tak berupaya. Dicopotnya Iago Aspas untuk memasukan Santi Mina. Sesuatu yang tidak bisa diterima akal sang pemain —satu-satunya yang gemilang di antara kilap-kilap pemain Celta—. Jonathan Vila dan Mario Bermejo juga dihadirkan ke lapangan.

Pada akhir laga, Celta memang unggul penguasaan bola. Tapi, ini tak menutupi apa yang dilakukan Getafe: melepaskan 16 tembakan, dan delapan di antaranya ujian untk Javi Caras. Hasil akhir 3-1 untuk Getafe, dan kubu Balaidos masih terus berselimut duka dengan empat kekalahan beruntun dalam empat laga terakhir.

Getafe: Moyá; Miguel Torres, Alexis, Fede, Escudero; Xavi Torres, Borja (Lacen ’69); Pedro León (Gavilán ’77) Abdel Barrada, Diego Castro; Colunga (Paco Alcácer ’82).

Celta: Javi Varas; Jony, Gustavo Cabral, Demidov, Roberto Lago; Natxo Insa (Santi Mina ’59), Krohn-Dehli; Augusto, Alex López, Iago Aspas (Jonathan Vila ’59); Orellana (Bermejo ’67).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda