Scroll to Top

PSSI Menanti Surat Menpora Dari FIFA

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 17 Feb 2013

PSSI kini masih menanti surat dari Menpora yang konon bersumber dari induk organisasi sepakbola tertinggi dunia, FIFA. Jika tidak ada perubahan, Roy Suryo akan membeberkan isi surat tersebut dalam waktu dekat.

Dalam konfirmasinya, Roy Suryo membenarkan bila pihaknya telah menerima surat dari FIFA menyangkut penyelesaian konflik di dalam tubuh PSSI.

Atas dasar surat dari FIFA, Roy optimistis dualisme kepemimpinan di dalam tubuh persepakbolaan Indonesia akan segera berakhir.

Meskipun belum mau membeberkan isi surat resmi dari FIFA, Roy memastikan 99,9 persen isi surat tersebut tidak jauh beda dengan pernyataannya terkait penyelesaian konflik di tubuh PSSI.

Ketika disinggung mengenai kenapa dirinya belum mau buka suara perihal surat tersebut, Roy pun menjawab agar isi dari surat ini tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Agar tidak ada pelintiran, saya akan bacakan surat dari FIFA itu lengkap dengan terjemahannya Senin pekan depan. Untuk menyelesaikan konflik di tubuh PSSI, saya akan menggunakan falsafah menang tanpo bolo, kalah tanpo ngasorake”

“Selama ini sepakbola di Indonesia itu apakah sepakbola atau sepakbolo. Saya juga akan menggunakan prinsip Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani” ungkap Roy Suryo.

Terkait mengenai pembentukan Badan Tim Nasional (BTN) untuk menyatukan PSSI dan KPSI, Roy Suryo menegaskan pihaknya setuju asalkan badan yang terbentuk tersebut tetap independen.

“Mau namanya BTN atau apa yang pasti tetap independen, tidak perlu pemerintah berada di depan badan tersebut. Tetapi pemerintah tetap memberikan suport untuk menyelesaikan konflik ini. Saya juga tidak segan-segan untuk mengambil sikap tegas” tambah Roy Suryo.

Roy Suryo berharap awal Maret 2013 mendatang, konflik di tubuh PSSI akan selesai. Roy menambahkan jika FIFA menghendaki pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan konflik PSSI dan KPSI ini.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda