Scroll to Top

Jaga Pola Makan di Hari Lebaran demi Kesehatan

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 25 Aug 2011

Lebaran, hari kemenangan bagi umat Islam ini, selalu  dirayakan dengan meriah. Silaturahmi menjadi ciri khas di dalamnya. Tidak ketinggalan, masakan enak sering tersaji untuk menambah keakraban.

Jenis masakan bersantan dan berlemak hampir selalu tersedia. Misalnya opor ayam, rendang, dan sebagainya. Kudapan dan minuman kaya gula juga tidak kalah banyaknya. Semua itu memang makanan  lezat. Tapi ingat, berlebihan mengonsumsinya malah dapat menimbulkan risiko kesehatan buat Anda.

Lemak yang berlebihan akan menaikkan kolesterol, trigliserida, dan menyempitkan pembuluh darah. Peredaran darah menjadi kurang lancar yang memicu terjadinya penyakit jantung.

Kebanyakan gula juga tidak baik. Kandungan gula pada makanan yang berasal dari karbohidrat akan memicu naiknya insulin. Kalau diimbangi berolahraga tidak terlalu bermasalah. Namun, jika Anda penyuka gaya hidup kurang gerak, maka timbunan lemak akan memenuhi tubuh Anda.

Efek buruk kelebihan gula adalah naiknya gula darah. Ini penyakit yang bisa dicegah hanya dengan menjalani gaya hidup sehat dan menjaga pola makanan. Kalau Anda ugal-ugalan makan manis saat hari Lebaran, maka risiko diabetes mengincar Anda.

Ada lagi, saat nafsu makan Anda tidak terkendali, muncul pula risiko gangguan pencernaan. “Kondisi itu bisa terjadi, karena selama puasa, perut mencerna makanan sedikit demi sedikit. Namun ketika lebaran, tiba-tiba lambung langsung diberi banyak makanan untuk dicerna,” kata Maya Midiyatie Afridha, seorang ahli gizi.

Jadi lebih baik makan secukupnya saat Lebaran. Pilihlah jenis makanan sehat demi kebaikan kesehatan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda