Scroll to Top

Surving Mengendarai Bono di Sungai Kampar

By C Novita / Published on Monday, 18 Feb 2013

gelombang bono, riaudailyphoto

Sungai Kampar terdapat di Provinsi Riau, Kuala Kampar, sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Pekanbaru. Tak seperti sungai lainnya, ada hal yang unik di Sungai Kampar, yaitu adanya gelombang Bono. Gelombang Bono ini hampir mirip gelombang di lautan yang kerap digunakan untuk surving.

Gelombang Bono di Sungai Kampar memiliki ketinggian yang cukup menantang bagi para surver, namun ditakuti oleh penduduk setempat. Bahkan, Bono sering juga dijuluki Seven Ghost atau 7 hantu sebab gelombang yang dihasilkan kadang mencapai 7 gelombang yang berurutan.

Adanya Gelombang Bono tentu kemudian memancing datangnya para wisatawan yang gemar berselancar dan menguji nyali dengan berbagai jenis gelombang. Fenomena unik ini terbukti membuat kawasan Sungai Kampar menjadi lokasi wisata yang mengasyikkan.

mengendarai gelombang bono

Dilansir oleh Riaudailyphoto, Bono sebenarnya merupakan fenomena alam sebab terjadi pertemuan antara air sungai dan air laut saat pasang. Jadi, para wisatawan yang hendak mencoba kegagahan Bono untuk ditaklukkan, tak selalu beruntung bertemu dengannya. Mereka harus menunggu hingga terjadi Gelombang Bono, untuk dapat surving di atasnya.

Nah, Anda yang menyukai tantangan berselancar di sungai dengan kecepatan gelombang hingga 40 km per jam, datang saja ke Riau melalui Pekanbaru, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pangkalan Kerinci. Selamat berpetualang!

 

Foto: riaudailyphoto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda