Scroll to Top

Bolehkah Daging Kuda Dimakan?

By C Novita / Published on Tuesday, 19 Feb 2013

daging kuda

Beberapa waktu lalu di Eropa terjadi kehebohan karena peristiwa penjualan daging kuda yang diakui sebagai daging sapi. Di Amerika, beberapa toko burger pun ketahuan menggunakan daging kuda, namun mengakuinya sebagai daging sapi.

Yang menjadi pertanyaan, boleh atau tidak daging kuda dikonsumsi oleh manusia? Ini yang sempat ramai dibahas oleh media masa Eropa dan Amerika. Termasuk yang dikutip dari Foxnews tentang kebolehan manusia memakan daging kuda.

Keberatan mengenai adanya daging kuda yang dijadikan bahan makanan sebenarnya lebih pada masalah perbedaan budaya, menurut psikiater. Ini disebabkan adanya kedekatan psikologis sebab kuda adalah hewan peliharaan yang disayangi oleh manusia, di negara-negara tersebut.

Padahal bagi masyarakat di negara lain, daging kuda adalah makanan yang lezat dan memiliki cita rasa khas.

Ahli nutrisi sendiri mengklaim bahwa daging kuda tak berbahaya selama tak mengidap penyakit tertentu yang dapat menular ke manusia. Kandungan proteinnya sama seperti daging pada umumnya, berguna bagi manusia.

“Seperti daging kerbau, daging kuda cenderung memiliki lebih banyak otot, sehingga memiliki sedikit lemak dan protein yang cukup tinggi dan tinggi akan zat besi,” ungkap Martha McKittrick, seorang ahli gizi New York pada situs Foxnews.

Jika dibandingkan nilai gizinya, maka akan lebih sehat mengkonsumsi daging kuda dibanding daging sapi sehingga untuk alternatif sumber protein, bisa dijadikan kandidat.

Di Indonesia sendiri, daging kuda dapat ditemukan dengan mudah di beberapa daerah seperti Sulawesi, yang menjadikannya sebagai bahan makanan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda