Scroll to Top

Arsenal vs Bayern Munchen 1-3: Hasil Liga Champion

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 20 Feb 2013

Arsenal vs Bayern Munchen 7

Arsenal harus mengakui kedigdayaan dan kematangan Bayern Munich dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu, 20 Februari 2013 pukul 02.45 WIB. Bermain di kandang sendiri, Emirates Stadium, tak membuat pasukan Arsene Wenger meraih hasil bagus. Bahkan mereka mesti berpuas dengan hasil pertandingan Arsenal vs Bayern Munchen skor 1-2. Adalah Toni Kroos, Thomas Mueller, dan Mario Mandzukic yang menjadi pahlawan duel Bayern Munich vs Arsenal. Hasil Liga Champion ini jelas menguntungkan kubu Juup Heynckes yang akan menjadi tuan rumah di leg kedua nanti.

Arsene Wenger menurunkan susunan pemain yang menjanjikan dalam duel Arsenal vs Bayern Munchen. Santi Cazorla dan Lukas Podolski dihadirkan untuk meneman Theo Walcott yang dijadikan penyerang utama. Sementara, Juup Heynckes juga mengandalkan tim terbaik yang dimilikinya. Komposisi trio Toni Kroos-Thomas Mueller-Franck Ribery menyokong Mario Mandzukic.

The Gunners lebih mendominasi jalannya pertandingan di awal-awal laga. Namun, justru Bayern Munich yang mencetak gol lebih dahulu. Sebuah serangan singkat berujung pada umpan silang Mueller yang dituntaskan oleh Toni Kroos dengan tembakan setengah volinya di menit tujuh. Gol, yang sempat menurunkan mental penguni Emirates Stadium.

Arsenal vs Bayern Munchen 2

Arsenal vs Bayern Munchen 1

Sementara pasukan Wenger dibuat gugup oleh ketenangan Bayern Munchen, gol kembali hadir untuk tim tamu. Menit 21, lewat tendangan sudut yang dilepaskan dari sisi kiri pertahanan Arsenal, Daniel Van Buyten menguji ketangguhan Wojciech Szczesny dari jarak sangat dekat. Sang kiper Polandia berhasil menepis bola, tapi Thomas Mueller ada di depannya dan tinggal menyarangkan tembakan telak yang semakin menambah kepanikan The Gunners.

Arsenal vs Bayern Munchen 4

Arsenal vs Bayern Munchen 5

Kepanikan ini terasa benar, ketika dalam tempo delapan menit sejak menit 15, para pemain bertahan Arsenal menerima tiga kartu kuning. Mulai dari Thomas Vermaelen, Bacary Sagna, hingga Mikel Arteta. Sebaliknya, Bayern Munchen tinggal menikmati perpindahan bola dari kaki ke kaki mereka. Sebuah kematangan yang memang demikian penting di babak sistem gugur seperti ini.

Tuan rumah terus berusaha menggedor pertahanan Munich. Namun, kurang tajamnya barisan depan The Gunners hanya menghasilkan kesia-siaan. Sebaliknya, tandukan Mario Mandzukic di penghujung babak pertama, masih melebar dan sedikit menyelamatkan muka Arsenal.

Arsenal vs Bayern Munchen 6

Perjuangan kubu Emirates akhirnya terjawab di menit 57. Berawal dari tendangan penjuru, Lukas Podolski menanduk bola masuk ke gawang Manuel Neuer. Gol yang cukup asing karena semua orang dari kedu akubu tampak terpana olehnya, tapi ini tanda tuan rumah belum menyerah.

Kala Jack Wilshere dkk. seakan mampu menyamakan kedudukan, kiamat datang. Adalah Mario Mandzukic yang menciptakannya. Meski tak sempurna dalam menyodok bola umpan Phillip Lahm, tembakan penyerang Kroasia tetap masuk dan kembali membuat Bayern unggul dua angka.

Skor akhir tetap bertahan 1-3 untuk keunggulan tim tamu. Dan kubu Arsene Wenger harus kembali menghadapi nasib: mereka nyaris resmi tak lagi mendapatkan gelar minimal hingga delapan tahun sejak 2005. Sebaliknya, Bayern Munchen terus berada dalam performa terbaik untuk memenangkan trofi terakhir bersama Juup Henyckes.

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Vermaelen; Arteta, Ramsey (Tomas Rosicky ’71); Cazorla, Wilshere, Podolski;(Olivier Giroud ’72) Walcott.

Bayern Munich (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Van Buyten, Dante, Alaba; Schweinsteiger, Martinez, Kroos (Luiz Gustavo ’73), Muller, Ribery (Arjen Robben ’63); Mandzukic ( Mario Gomez’79)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda