Scroll to Top

Liga Inggris: Banyak Hal Terjadi Sejak Terakhir Kali Arsenal Juara

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 20 Feb 2013

Arsenal FA Cup 2005

21 Mei 2005. Jika Anda tanyakan ada apa pada tanggal tersebut, fans Arsenal jelas akan menjawab dengan tegas: Juara FA Cup! Yap, pada tanggal itulah terakhir kali Arsenal merasakan manisnya dicap sebagai yang terbaik di sebuah turnamen resmi. Andai gagal meraih trofi di akhir musim ini, maka The Gunners akan memasuki tahun kedelapan dengan status nirgelar. Delapan tahun yang pastinya sudah cukup untuk membuat banyak hal unik terjadi.

Pasukan Arsene Wenger sejatinya punya empat peluang untuk meraih trofi juara musim ini yakni Premier League, Liga Champions, FA Cup, dan Capital One Cup. Namun satu persatu harapan mereka sudah pupus.

Di liga, mereka terpaut 21 poin dari Manchester United di puncak. Di FA Cup dan Capital One Cup sudah tersingkir akibat ulah Blackburn Rovers dan Bradford City. Terakhir, peluang meraih gelar Eropa semakin menipis setelah di kandang sendiri dihantam Bayern Muenchen dengan skor 1-3.

Arsenal 1-3 Bayern

Lalu, apa saja fakta-fakta menarik yang terjadi sejak Arsenal terakhir kali meraih gelar juara? Berikut diantaranya:

  • Arsene Wenger Bertambah Kaya

Delapan tahun tanpa gelar, namun sang manajer bertambah kaya. Yap, di tim manapun, rasanya manajer yang gagal membawa kesuksesan bagi tim dalam kurun waktu tersebut sudah pasti akan dipecat, atau setidaknya ia sadar dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Namun tidak dengan Wenger. Ia tetap bersikeras melatih Arsenal dengan menggunakan caranya, yakni mencetak pemain bintang dan lantas menjualnya dengan harga selangit.

Gaji Wenger di Arsenal adalah tujuh juta pounds setahun. Itu berarti Wenger sudah akan mendapat 56 juta pounds saat Arsenal gagal dibawanya meraih trofi.

Arsene Wenger

  • Lionel Messi Sudah Cetak 293 Gol

Tiga pekan sebelum Arsenal meraih gelar juara terakhirnya, seorang Lionel Messi di Barcelona baru saja mencetak gol perdananya kontra Albacete. Semusim berikutnya, Messi baru berkiprah di Liga Champions meski mengawalinya sebagai pemain pengganti.

Lalu, apa yang terjadi sejak 21 Mei 2005 tersebut? Di hari saat Arsenal tumbang dari Blackburn akhir pekan lalu, Messi mencetak dua gol ke gawang Granada yang melengkapi koleksi 293 golnya bagi Blaugrana.

  • 29 Tim Lokal Inggris Lain Meraih Trofi Domestik

Yap, menurut data yang ada, 29 klub Inggris yang tergabung di Premier League (selain Arsenal tentunya), Divisi Championship, League One, dan Legue Two sukses meraih gelar domestik, entah itu juara liga di masing-masing divisi, FA Cup, atau Piala Liga.

Mereka adalah Birmingham City, Brenford, Brighton & Hove Albion, Carlisle, Charlton Athletic, Chelsea, Chesterfield, Leicester City, Liverpool, Luton Town, Manchester City, Manchester United, Milton Keynes Dons, Newcastle United, Norwich City, Notts County, Portsmouth, QPR, Reading, Scunthorpe, Southampton, Southend United, Sunderland, Swansea City, Swindon Town, Tottenham Hotspur, Walsall, West Bromwich Albion, dan Wolverhampton Wanderers.

  • 49 Pemain Masuk, 79 Pemain Keluar

Sejak saat itu, Arsene Wenger terus berusaha untuk kembali membawa Arsenal meraih gelar juara. Dibuktikan dengan pembelian pemain, entah yang transfer tunai atau free transfer, tanpa menghitung pemain pinjaman.

Jika ditotal, Wenger telah mendatangkan 49 pemain baru dan menjual 79 pemain dalam periode tersebut.

  • 53 Trofi Lain Untuk Skuad Juara 2005

Jika ditotal, para pemain yang ikut mengantar Arsenal meraih juara FA Cup 2005 telah mengumpulkan 53 trofi untuk tim anyar mereka. Memang terdapat banyak nama beken di Arsenal kala itu, dan mereka menularkan kesuksesannya ke klub baru mereka.

Mereka diantaranya adalah Thierry Henry, Cesc Fabregas, Gael Clichy, Ashley Cole, Lauren, dan Kolo Toure yang mampu mempersembahkan trofi-trofi lain bagi klub anyarnya.

  • Arsenal Satu, Chelsea Sembilan

Saat Arsenal masih setia dengan Wenger, maka tidak dengan Chelsea. Sejak terakhir kali “Si Gudang Peluru” meraih trofi, Chelsea sudah menggunakan jasa sembilan manajer berbeda!

Dimulai dari Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, Ray Wilkins, Guus Hiddink, Carlo Ancelotti, Andre Villas-Boas, Roberto Di Matteo, dan terakhir Rafael Benitez. Wilkins hanya melatih dalam satu pertandingan sebagai caretaker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda