Scroll to Top

Meteor Jatuh di Indonesia, Pengamat: Kemungkinannya Kecil

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 21 Feb 2013

Meteorit

Peristiwa meteor jatuh di Rusia akhir pekan lalu sempat membuat khawatir masyarakat dunia tak terkecuali Indonesia. Namun menurut salah satu pengamat astronomi, sangat kecil kemungkinan meteor serupa jatuh di tanah air.

Sebuah meteor pekan lalu melintasi Pegunungan Ural Rusia yang kemudian pecahannya jatuh di wilayah Chelyabinsk. Tercatat lebih dari 1.200 warga kota tersebut terluka. Meteor ini juga diyakini sebagai meteor terbesar dalam 100 tahun terakhir.

Meteor di antariksa jumlahnya tak terhitung. Mulai dari yang berukuran besar hingga yang kecil-kecil yang terbakar di atmosfir. Kepala Observatorium Bosscha, Dr. Mahasena Putra berujar kecil kemunginan meteor bakal menghantam bumi.

“Fenomena jatuhnya meteor ke Bumi adalah hal yang ‘biasa’, rata-rata 100 tahun sekali, tapi tepatnya di daerah dimana itu yang tidak pernah diketahui,” terangnya pada Radio Australia yang dikutip Kamis (20/02/13).

Masih menurutnya, Badan Antariksa Amerika atau NASA telah mengalokasikan dana yang luar biasa jumlahnya untuk patroli angkasa. Mereka memantau terus pergerakan benda-benda angkasa. Ini juga dilakukan pula oleh pelbagai negara, termasuk Indonesia.

Pertanyaannya kemudian, mungkinkah jika suatu saat meteor bakal jatuh di wilayah Indonesia? Kembali menegaskan penjelasan sebelumnya, Mahasena Putra berpendapat bahwa kemungkinannya sangat kecil.

“Sangat-sangat kecil kemungkinannya secara statistik, jadi tidak perlu khawatir karena juga ada ilmuwan yang bekerja keras memonitor,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda