Scroll to Top

Persib Hancur-Lebur di Tur Kalimantan Timur

By Aditya / Published on Friday, 22 Feb 2013

Persib Kalah

Berbeda dengan hasil tur Papua yang cukup memuaskan dengan membawa pulang 2 poin, Persib Bandung justru hancur-lebur di Kalimantan Timur dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013. Persib tak mampu membawa sebiji poin pun dari tanah Borneo karena takluk dari tuan rumah Persisam Samarinda (1-2) dan Mitra Kukar (2-4).

Saat dijamu Persisam Samarinda, Herman Dzumafo dan kawan-kawan harus merasakan kekalahan perdana mereka di gelaran ISL 2013. Beralih ke Kutai Kartanegara, lagi-lagi Persib tak mampu meraih poin. Bahkan, kali ini gawang Persib Bandung yang dikawal oleh I Made Wiryawan harus kemasukan sebanyak 4 kali.

Pelatih Persib, Jajang Nurjaman, sebenarnya sudah menurunkan para pemain terbaik yang dimilikinya sebagai starting line-up untuk menghadapi Mitra Kukar. Nama-nama top seperti I Made Wirawan, Supardi, Abanda Herman, Naseer Al Sebai, M. Ridwan, Tony Sucipto, Firman Utina, Asri Akbar, Atep, Herman Dzumafo Epandi, bahkan Sergio van Dijk seharusnya menjadi jaminan kemenangan Persib.

Namun, fakta di lapangan berkata lain. Skuat Maung Bandung ternyata bermain limbung dan hanya bisa membalas 2 gol dari 4 gol yang dilesakkan oleh pasukan Naga Mekes. Barisan pertahanan Persib yang digalang kwartet Supardi, Abanda Herman, Naseer Al Sebai, dan M. Ridwan pun menjadi sorotan.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, menilai lini belakang Persib payah, kerap membuat kesalahan, dan terlalu gampang ditembus pemain lawan. Umuh Muchtar pun mempertimbangkan akan melakukan perubahan di sektor pertahanan Persib.

“Pertahanan kita memble! Lini belakang kita perlu dibenahi. Soal perlu penambahan pemain di belakang, harus kita lihat perkembangan ke depan seperti apa,” tandas Umuh Muchtar.

Sependapat dengan Umuh Muchtar, pelatih Jajang Nurjaman pun melihat ada yang tidak beres di lini pertahanan tim asuhannya.

“Lagi-lagi gol yang harus kami terima sebetulnya berawal dari proses yang bisa diantisipasi. Kita kurang konsentrasi dan fokus dalam menjaga lawan. Seringkali lawan terlihat bebas dalam bergerak,” keluhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda