Scroll to Top

Persib: Shahar Ginanjar & Van Dijk Menuai Pujian

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 28 Feb 2013

Dua punggawa Persib Shahar Ginanjar & Sergio Van Dijk, menuai banyak pujian setelah melakoni debut perdana mereka di Stadion Siliwangi dalam pertandingan Indonesian Super League (ISL) 2013.

Sebenarnya Shahar Ginanjar sudah pernah menjaga gawang Persib, saat babak penyisihan IIC 2012 kemarin.

Namun untuk pertandingan ISL ini adalah laga perdananya, setelah di 6 laga sebelumnya I Made Wirawan selalu dipercaya berdiri di bawah mistar.

Sempat dikejutkan oleh gol cepat striker PSPS Pekanbaru Konate Makan saat pertandingan baru berjalan dua menit, Shahar Ginanjar akhirnya bisa bernapas lega.

Sebab pada laga debutnya bersama Maung Bandung ini, ia turut mengantarkan timnya meraih kemenangan atas PSPS Pekanbaru.

Karena itu usai pertandingan, mantan penjaga gawang Pelita Jaya ini pun tak lupa mengucapkan rasa syukur atas kemenangan Persib itu.

“Kita bersyukur bisa memenangkan pertandingan ini. Kita sempat tertinggal 1-0 tapi teman-teman bisa bermain bagus dan tenang hingga mampu membalikan keadaan dan memenangkan pertandingan” ungkap Shahar seperti yang dilansir situs resmi Persib.

Shahar pun tak luput dari pujian banyak pihak. Banyak pihak yang berpendapat dengan kecekatan pemain muda ini ketika menggagalkan peluang lawan, patut untuk diberikan kesempatan lebih banyak untuk laga-laga berikutnya.

Sementara itu pujian juga datang untuk Sergio Van Dijk, yang berhasil mempersembahkan kemenangan di kandang.

Sebenarnya partai menghadapi PSPS adalah laga ketiga Van Dijk, namun ini merupakan pertandingan pertama Van Dijk di stadion Siliwangi Bandung.

Bahkan pelatih PSPS Pekanbaru Mundari Karya mengakui kualitas Van Dijk di atas pemain rata-rata di Indonesia.

Kehadiran dia diharapkan bisa memberikan contoh atau pengalaman kepada pemain muda, bagaimana cara bermain yang benar.

“Dia pemain bagus dan sungguh keuntungan besar, dia main di Indonesia karena bisa diambil contoh oleh pemain muda” harap Mundari Karya.

Mundari mengakui sudah menginstruksikan para pemainnya untuk menutup ruang gerak Sergio Van Dijk bukan hanya oleh satu pemain, tetapi dua dan tiga pemain.

Namun pada kenyataannya pemain berdarah Indonesia-Belanda itu selalu bisa bergerak dan menyulitkan pemain belakang PSPS, sekaligus mencetak 1 gol.

“Saya melihat Sergio sangat menjanjikan bagi sepakbola Indonesia. Duet Sergio dan Dzumafo memang cukup merepotkan kami” tambah Mundari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda