Scroll to Top

Persela vs Persisam 1-1: Lepas dari Posisi Juru Kunci

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 02 Mar 2013

Persela vs Persisam 1-0 Lepas dari Posisi Juru Kunci

Persela harus puas bermain imbang dengan tamunya dalam lanjutan ISL 2013 pada Sabtu, 2 Maret 2013 pukul 19.00 WIB. Bermain di kandang sendiri, Stadion Surajaya, Zaenal Arifin cs. harus puas meraih hasil pertandingan Persela vs Persisam skor 1-1. Lewat Hasil ISL ini, Mario Costas dkk. memang berhasil lepas dari posisi juru kunci. Namun, nilai mereka masih sama dengan Persidafon dan Persepam MU.

Persela yang mengincar kemenangan demi mengatrol peringkat yang saat ini berada di posisi terbuncit, bermain dengan tempo tinggi sejak menit-menit awal. Hal ini diimbangi oleh Persisam yang dari segi peringkat klasemen, berbeda jauh dari Gustavo Lopez dkk. Kecepatan yang diperagakan oleh kedua tim, diimbangi dengan tackle-tackle keras yang bertebaran sepanjang babak pertama. Sayangnya, kondisi Stadion Surajaya yang becek tak mendukung permainan kedua tim.

Sempat terjadi insiden ketika Dian Irawan menghalang-halangi tendangan bebas Persela. Hal ini membakar amarah Han Sang-Min yang memeragakan aksi hendak meninju. Hal yang mengundang reaksi keras kedua kubu. Beruntunglah wasit Oki Dwi Putra Sanjaya cuma memberikan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut.

Tim tamu terlihat lebih mengancam dengan serangan balik cepat mereka yang mengarah terutama pada sosok Ferdinand Sinaga. Namun, bukan berarti anak asuh Gomes de Oliviera menyerah. Menjelang turun minum, Persela menghadirkan beberapa peluang. Misalnya tandukan Roman Golian menyambut umpan Jimmy Suparno di menit 31. Sial, bola masih tak bisa menggetarkan jala Usman Pribadi yang malam ini bermain terlalu berani, kalau tidak bisa dikatakan heroik.

Gol yang ditunggu-tunggu warga Lamongan terjadi ketika Usman Prinadi melakukan blunder fatal ketika berusaha menyapu bola. Umpan daerah yang gagal diamankan sang kiper segera disongsong oleh Zaenal Arifin untuk membuat Persela unggul di menit 47. Selang tiga menit giliran Jimmy Suparno yang nyaris menambah keunggulan.

Ketika Persisam berusaha mengejar ketertinggalan, Pierre Njanka meluap emosinya. Ia menendang botol air mineral dan wasit tak mempunyai pilihan lain kecuali mengeluarkan sang bek andalan tim tamu. Mengetahui lawannya kehilangan kunci lini belakang, Gomes de Oliviera memasukkan Syamsul Arif, sang super sub.

Kejutan justru dilahirkan oleh Persisam. Lewat sebuah tendangan bebas, Bayu Gatra yang masuk sejak awal babak kedua, menanduk bola dan berhasil memasukkan gol ke gawang Choirul Huda di menit 76.

Harus menggenggam kemenangan, Persela terus menyerang. Peluang lahir dari sepakan In-Kyun Oh dan Mario Costas sekaligus pada menit 83. Namun, kali ini Usman Pribadi tak mau kebobolan lagi.

Skor akhir 1-1, dan rencana Persela berangkat dari zona degradasi belum jua berhasil. Mereka memang berada di peringkat 16 berkat selisih gol. Namun, poin yang didapatkan, sama dengan Persidafon dan Persepam MU.

Persela: Choirul Huda, Dedi Indra Sampurna, Han Sang-Min, Roman Golian, Arifki Eka Putra, Fajar Handika, Gustavo Fabian Lopez , Jimmy Suparno, Oh In-Kyun, Zaenal Arifin (Syamsul Arif ’67), Mario Costas

Persisam: Usman Pribadi, Wahyu Kristanto, Pierre Njanka, Muhammad Roby, Dias Angga Putra (Supriono ’63), Dian Irawan, Ebrahim Loveinian, Ahmad Sumardi, Ferdinand Sinaga (Bayu Gatra ’46), Lancine Kone,  Anoure Obiora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda