Scroll to Top

Microsoft Menunggak Pajak Rp 9,7 Triliun di Denmark

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 05 Mar 2013

Pajak

Terindikasi menghindari beban pajak atas akuisisi, Microsoft justru menunggak pajak hingga USD 1 miliar atau setara dengan Rp 9,7 triliun. Hutang ini terkait dengan proses akuisisi Microsoft atas Navision satu dekade yang lalu.

Bulan Juli 2002, Microsoft gelontorkan dana hingga USD 1,3 miliar dalam bentuk saham dan tunai sebagai mahar untuk proses pinangan Navison, perusahaan software keuangan di Denmark. Akuisisi ini sebagai pondasi untuk Microsoft Business Solutions (Dynamics NAV).

Tak lama setelah proses transaksi, Microsoft diduga menjual hak Navison ERP dan software keuangan ke anak perusahaan Microsoft di Irlandia. Otoritas pajak Denmark menilai harga jual tersebut terlalu rendah.

Otoritas pajak menilai aksi Microsoft ini dilakukan untuk mentransfer aset berharga mereka ke luar Denmark – dimana miliki biaya pajak tinggi – tanpa menyumbang pajak yang ‘cukup’ bagi pemerintah.

Departemen Keuangan Denmark menghitung besarnya pajak yang yang ditunggak Microsoft plus bunga mencapai USD 1,01 miliar. Menurut laman TheNextWeb Selasa (05/03/13), baik pihak Microsoft dan otoritas pajak Denmark telah terlibat pembicaraan serius untuk bernegosiasi.

Jika berbicara soal tudingan menghindar dari pajak, bukan hanya Microsoft saja yang menghadapinya. Mantan CFO dan pendiri pendamping Facebook pernah mengalaminya pula.

Tatkala Facebook memutuskan melantai bursa (IPO) secara bersamaan Eduardo Saverin pindah kewarganegaraan Singapura. Aksinya ditengarai sebagai strategi untuk kabur dari tagihan pajak yang cukup besar di AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda