Scroll to Top

Google Serahkan Data dan Informasi Pengguna ke FBI

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 06 Mar 2013
Markas FBI
Markas FBI di Washington.

Demi alasan keamanan nasional, Google serahkan data informasi penggunanya ke Biro Penyelidikan Federal AS FBI. Langkah Google ini berarti jadi perusahaan internet pertama yang menyerahkan data elektronik pada FBI.

Dengan demikian FBI akan leluasa meminta informasi apa saja terkait dengan permintaan rahasia mereka soal nama, alamat, masa kerja, dan informasi lainnya. Informasi ini pula terkait dengan pengguna yang terhubung dengan Google.

Namun FBI memastikan jika mereka meminta informasi yang adil. Informasi yang relevan terkait dengan penyelidikan kasus yang ditangani dan mengancam national security. Anehnya, permintaan ini tidak membutuhkan persetujuan pengadilan.

Tahun lalu dari 0-999 National Security Letters (NSLs) yang diterima Google, FBI meminta informasi data sekitar 1.000-1.999 akun. Google mengatakan FBI memang miliki kewenangan untuk itu.

NSLs
Daftar permintaan National Security Letters.

“FBI memiliki kewenangan untuk melarang perusahaan berbicara tentang permintaan ini. Tapi kita sudah berusaha untuk mencari cara untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang NSLs,” ujar Richard Salgado, Direktur Hukum Google untuk penegakan hukum dan keamanan informasi sekaligus mantan pengacara di Departemen Kehakiman AS.

Masih menurutnya, kekhawatiran ini muncul sejak peristiwa 9/11. Juru bicara FBI ketika dihubungi CNET News menolak untuk berkomentar terkait publikasi NSLs oleh Google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda