Scroll to Top

Microsoft: Lisensi Office 2013 Dapat Ditransfer ke Komputer Lain

By Ditya / Published on Thursday, 07 Mar 2013

Microsoft Office 2013

Microsoft akhirnya mengumumkan bahwa lisensi perangkat lunak Office 2013 dapat ditransfer ke komputer lain. Sebelumnya, raksasa perangkat lunak yang berbasis di Redmond ini mendapat protes dari pengguna karena memberikan pernyataan bahwa lisensi Office 2013 tak dapat ditransfer.

Sebelumnya, Microsoft menyatakan bahwa paket perangkat lunak Office 2013 ini tak dapat ditransfer ke komputer atau laptop lain. Hal ini banyak menuai protes, karena jika komputer pengguna rusak, maka lisensi Office 2013 yang tak dapat ditransfer itu ikut hangus dan pengguna harus membeli lisensi lagi.

Kini Microsoft mengatakan pada pengguna Office 2013 dapat mentransfer lisensi perangkat lunaknya ke komputer lain jika komputer yang digunakan rusak. Sayangnya, Microsoft membatasi transfer lisensi Office 2013 satu kali dalam 90 hari.

Lalu bagaimana jika dalam waktu kurang dari 90 hari komputer atau laptop yang menggunakan Office 2013 mengalami kerusakan? Jika pengguna mengalami hal ini, maka Microsoft memberikan pengecualian dan pengguna dapat melakukan transfer lisensi secepatnya.

Pengguna yang akan melakukan transfer lisensi Office 2013 harus melakukan uninstall atau penghapusan perangkat lunak Office 2013 dari komputer pertama sebelum melakukan instalasi di komputer kedua yang akan menerima transfer lisensi Office 2013. Pengguna juga dibatasi hanya memiliki satu kopi atau salinan perangkat lunak saja oleh Microsoft.

Microsoft juga memungkinkan pengguna untuk mentransfer lisensi Office 2013 untuk komputer pengguna lain, tetapi hanya jika pengguna adalah “pengguna berlisensi pertama” dari produk, dan hanya jika pengguna lain setuju untuk mematuhi persetujuan yang tercantum dalam Office 2013.

Seperti yang dilansir dari Slashgear (06/03/2013), peraturan yang diterapkan Microsoft untuk transfer lisensi Office 2013 memang terkesan ribet dan membingungkan. Jika pengguna tak mau pusing dengan aturan ini, Microsoft menyarankan untuk memilih Office berbasis cloud, yakni Office 365.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda