Scroll to Top

PSSI & KPSI Benahi Dualisme Klub Setelah KLB

By Aditya / Published on Thursday, 07 Mar 2013

La Nyalla - Djohar Arifin

Masalah dualisme yang melanda sejumlah klub di tanah air akan segera dibenahi setelah pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2013 mendatang. PSSI dan tim verifikasi peserta KLB memang sempat dibikin bingung untuk menentukan peserta KLB akibat beberapa klub yang masih bermasalah, terutama klub-klub yang terlibat dualisme.

Oleh sebab itulah, Arema Indonesia mungkin tidak akan diikutkan dalam KLB PSSI mendatang karena tim Singo Edan saat ini masih terbelah menjadi dua, yakni Arema ISL dan Arema IPL. Bahkan, pada perkembangannya kemudian, Arema IPL pun terancam terkena dualisme lagi.

Begitupula dengan sejumlah klub lain seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Persis Solo, dan seterusnya. Hanya saja, tim verifikasi peserta KLB akhirnya meloloskan Persija ISL untuk ikut di KLB nanti.

Untuk klub-klub bermasalah lainnya, PSSI akan berupaya menyelesaikan dualisme klub setelah KLB dilaksanakan. Hal tersebut sudah menjadi didiskusikan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, dengan KP SI.

“Dalam kondisi tidak normal, keputusan seperti ini adalah paling mungkin dilakukan. Ini pun merupakan kebijakan langsung ketua umum (Djohar Arifin Husin) setelah diskusi dengan Bapak La Nyalla Matalitti cs dari KPSI,” jelas Sekjen PSSI, Hadiyandra, di Jakarta belum lama ini.

“Intinya, semua ini dilakukan demi Merah Putih karena sanksi FIFA sudah di depan mata. Bagaimanapun, segala upaya harus ditempuh agar Indonesia bebas dari sanksi FIFA,” lanjut Hadiyandra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda