Scroll to Top

PSSI Belum Lunasi Gaji Pelatih Timnas Indonesia Hingga Milyaran Rupiah

By Aditya / Published on Friday, 08 Mar 2013

Timnas Indonesia Latihan Nil Maizar

PSSI ternyata masih menyisakan masalah dengan jajaran kepelatihan Timnas Indonesia era Nil Maizar. Kendati sudah memiliki pelatih baru dan tidak lagi menggunakan jasa Nil Maizar serta asisten pelatih Fabio Oliviera, PSSI disebut-sebut belum membayar gaji keduanya hingga mencapai milyaran rupiah.

Eks asisten pelatih Timnas Indonesia di era Nil Maizar, Fabio Oliveira, merasa kesal karena PSSI belum juga memberikan surat pemberhentian dirinya dan Nil Maizar dari Timnas Indonesia. Fabio Oliviera lebih geram lagi karena PSSI juga belum memberi penjelasan mengenai pelunasan gaji selama mengawal Timnas Indonesia.

Menurut Fabio Oliviera, ia dan Nil Maizar dikontrak oleh PSSI untuk melatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2012 dan Pra Piala Asia 2015. Gajinya per bulan adalah 40 juta, demikian juga dengan Nil Maizar yang tentunya sedikit lebih besar karena berstatus sebagai pelatih kepala.

Fabio Oliviera melanjutkan, sesuai kesepakatan, jika PSSI memutuskan kontrak secara sepihak, maka PSSI harus membayar gajinya dan Nil Maizar selama 6 bulan sebagai kompensasi. Sebelumnya, PSSI juga belum melunasi gaji keduanya sehingga jika ditotal PSSI harus membayar 13 bulan gaji Fabio Oliviera dan Nil Maizar.

“Saya tidak neko-neko, cukup keluarkan surat pemutusan kontrak kami. Sesuai regulasi dalam draft kontrak yang saya tanda tangani, jika ada pemutusan kontrak sepihak harus membayar enam bulan gaji sebagai kompensasi,” tukas Fabio Oliviera.

”Sementara saat ini saya tidak digaji selama tujuh bulan. Jadi, seumpama bulan ini surat pemutusan kontrak keluar, 13 bulan gaji saya harus dibayarkan,” tandasnya melanjutkan.

Menurut Fabio Oliviera, gaji bulanannya adalah sebesar Rp 40 juta. Jika dikalikan 13 bulan, maka PSSI harus membayar Rp 520 juta kepada Fabio Oliviera. Itu belum gaji Nil Maizar yang nilainya tak jauh beda sehingga total bisa menembus 1 miliar rupiah..

“Saya tidak percaya BTN (Badan Tim Nasional) dan PSSI tidak punya uang. Mereka saja mampu mengontrak Luis Manuel Blanco (Dengan nilai sekitar Rp 2,7 miliar setahun). Kenapa bayar kontrak dan kompensasi saya tidak bisa?!” cetus Fabio Oliviera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda