Scroll to Top

Rajin Begadang Memang Tiada Artinya Bagi Kesehatan

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 10 Mar 2013

tidur

Jangan remehkan mencukupkan waktu tidur di malam hari dibanding harus begadang semalaman. Meskipun Anda saat ini masih muda, memperhatikan kecukupan waktu tidur bermanfaat untuk memberikan kesehatan yang lebih prima saat Anda menginjak usia tua. Banyak manfaat ketika Anda mampu tidur minimal enam jam setiap malam. Seperti dikutip dari Huffington Post, jika tidur Anda sangat kurang maka bisa menimbulkan berbagai masalah berikut ini:

  1. Meningkatkan risiko terserang stroke. Faktor pencetus beragam. Salah satunya, menurut studi di tahun 2012, kemunculan stroke bisa dipicu dari sedikitnya waktu tidur seseorang. Orang yang memiliki waktu tidur kurang dari enam jam dalam semalam, empat kali lebih mungkin mengalami gejala stroke.
  2. Meningkatkan risiko obesitas. Menurut 18 studi di tahun 2012 yang menyoroti hubungan nafsu makan dengan tidur disebutkan, tidur yang cukup membuat produksi hormon yang mengatur nafsu makan bekerja dengan seimbang. Saat kurang tidur, produksi hormon ini meningkat dan membuat Anda lebih sering lapar.
  3. Lebih berisiko terkena diabetes. Orang yang kurang tidur lebih mungkin tubuhnya mengalami resistensi insulin, yaitu kondisi yang membuat insulin tidak lagi mampu mengatasi gula darah.
  4. Mengganggu kemampuan untuk mengingat dan berkonsentrasi. Kurang tidur dapat menyebabkan masalah kognitif secara permanen.  Seseorang juga lebih mudah menjadi pelupa dan sulit fokus untuk melakukan pekerjaan.
  5. Mengalami masalah tulang. Kurang tidur dalam jangka panjang berkontribusi pada menurunnya kepadatan tulang dan sumsum tulang yang berakibat pada munculnya osteoporosis.
  6. Lebih mungkin untuk mengalami kanker.  Studi di tahun 2010 menemukan, dari 1.240 orang yang mengalami kanker kolorektal, 338 di antaranya memiliki jam tidur rata-rata kurang dari enam jam setiap malamnya. Selain itu, tidur malam kurang dari enam jam juga dikaitkan dengan kekambuhan pada pasien kanker payudara. Walhasil, cukup tidur dimungkinkan menjadi salah satu terapi untuk penyembuhan kanker.
  7. Meningkatkan risiko serangan jantung. Stres dan kurang tidur menyebabkan tubuh memroduksi senyawa kimia atau hormon yang memicu penyakit jantung. Tidur malam kurang dari enam jam setiap hari, 48 persen lebih mungkin untuk mengalami atau meninggal karena serangan jantung.
  8. Berisiko tinggi mengalami kematian lebih dini. Studi di tahun 2010 menyebutkan, pria yang tidur kurang dari enam jam setiap hari, empat kali lebih mungkin untuk meninggal lebih cepat dalam periode 14 tahun. Dan, peneliti mengatakan bahwa ini adalah riiko yang seringkali diremehkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda